29.9 C
Banda Aceh
Rabu, Juni 29, 2022

Mualaf Tionghoa Irene, Benci Menjadi Iman

Bernadette Irene adalah wanita keturunan Tionghoa yang berusia 39 tahun dan telah memeluk Islam. Sebelumnya, tidak pernah tebersit sekalipun memeluk Islam dalam dirinya.

Saat itu, Irene sempat mengalami trauma dengan umat Islam. Peristiwa ini terjadi ketika kerusuhan 1998, saat ada sebagian oknum yang mengaku Islam berbuat anarkis terhadap orang China di Jakarta.

Irene menyaksikan sendiri bagaimana sekelompok orang menghancurkan berbagai bangunan milik orang China. Saat itu semakin mencekam karena dia pun tinggal di kompleks pemukiman yang dihuni mayoritas China, di Tanjung Duren.

“Beberapa orang Tionghoa Muslim harus memasang papan nama atau spanduk yang bertuliskan “kami china Muslim,” agar terhindar dari pengrusakan,” kata dia, sebagaimana dikutip dari dokumentasi Harian Republika.

Apalagi saat itu ada beberapa oknum yang berceramah secara terang-terangan di masjid menyebar kebencian terhadap orang Tionghoa dan non-Muslim. Inilah yang membuatnya semakin tidak suka dengan umat Islam.

Irene pun semakin merasa takut saat mereka beraksi untuk melalukan pengrusakan dengan meneriakkan takbir. Tak hanya itu, Irene, juga pernah bekerja di Bali di saat Bom Bali terjadi, dan itu dilakukan oknum yang juga mengatasnamakan Islam.

Di sisi lain, Irene sejak kecil merupakan penganut Kristen yang taat, bahkan dia juga bersekolah untuk menjadi pendeta.

Namun karena penyakit bipolar yang dideritanya, Irene memutuskan tak melanjutkan sekolahnya dan fokus untuk penyembuhan penyakitnya. Dia pun memilih untuk melanjutkan pendidikan biasa dengan jurusan bahasa Inggris dan bekerja di Bali.

Meski telah bekerja, bipolar yang dideritanya tak kunjung sembuh. Ditambah lagi dia harus mengalami permasalahan rumah tangga dan harus berpisah dengan suaminya.

Setelah satu hingga dua tahun bekerja di Bali, Irene memutuskan pindah ke Solo. Dia melakukannya karena ayahnya sakit dan kritis. Sehingga dia dan orang tuanya pun menetap di daerah tersebut untuk menjalani perawatan.

Irene mencari pekerjaan di Solo, berbeda dengan tempat lamanya bekerja. Di sinilah titik balik baginya, karena pandangan tentang Islam berubah.

Islam yang dulu dilihatnya penuh kekerasan, tidak dirasakan di kantor tempatnya bekerja. Teman-teman kantornya memiliki akhlak yang santun, ketika waktu sholat tiba seluruh pekerjan dihentikan dan mereka berjamaah sholat. Cara berpakaian mereka pun berbeda, rekan-rekan wanita seluruhnya menutup aurat.

Irene kemudian mulai tertarik untuk mempelajari Islam. Dia menonton video Zakir Naik, dan mendengar keajaiban-keajaiban tentang Islam. Irene juga membeli beberapa buku sejarah yang ringan.

“Saya menemukan buku kisah Rasulullah dalam buku besutan Tasaro GK. Membacanya mengalirkan sensasi luar biasa yang menggetarkan saya dari ujung kepala hingga kaki,” tutur dia.

Dia begitu takjub dengan kisah para sahabat Nabi, seperti Umar bin Khatab. Dia yang dikenal dengan sikapnya yang keras setelah mendengar ayat suci Alquran hatinya melembut.

Dia juga memiliki kebiasaan menutup mata dan berdoa sebelum membalik halaman Alkitab secara acak, memohon agar ditunjukkan-Nya ayat yang Tuhan tujukan persis untuk dia, yang sesuai dengan kebutuhan atau apa yang sedang dia hadapi pada saat itu.

Dan sebelum dia memutuskan untuk meyakini bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang hak, agama yang benar dan diterima di sisi Allah, dia pun melakukan hal yang sama.

Bedanya kali ini dia memohon kepada Allah lewat sebuah Alquran. Ketiga surat inilah yang kemudian menjadi pengokoh keislaman dia yang membuat mantap bersyahadat.

Al-Maidah ayat 110 tentang Ruhul Kudus, ayat ini begitu membuatnya tercengang, Roh kudus yang bagi umat Kristiani dipercaya sebagai satu dari tritunggal Allah, suara batin manusia, yang tadinya pikir hanya ada di kitab Nasrani saja. Dan ayat ini juga begitu gamblang menjelaskan kedudukan Yesus (Nabi Isa) dalam Islam.

Surat Ali Imran ayat 3, tentang Alquran diturunkan untuk membenarkan kitab-kitab sebelumnya, Taurat dan Injil. Dan yang terakhir, Surat Al-Ikhlas, yang dalam surat itu dikatakan bahwa Allah tidak beranak juga tidak diperanakkan.

Saat itu pada 2013, dia bertekad untuk memeluk Islam apalagi bertepatan dengan Ramadhan. Rekan-rekannya yang Muslim tentu menjalani puasa Ramadhan.

Dia pun ikut belajar berpuasa dan sholat. Namun Irene mengurungkan niatnya untuk bersyahadat ketika Ramadhan. Dia khawatir apa yang dilakukan hanya terbawa suasana saja

Setelah Ramadhan berakhir, ternyata keinginannya memeluk Islam semakin kuat. Pada Agustus 2013, Irene memutuskan untuk bersyahadat di Masjid Agung Solo.

Karena sudah lama mempelajari Islam, Irene bersyukur ketika menjalani sholat setelah menjadi Muslim diberikan kemudahan. Dia pun langsung lancar membaca bacaan sholat dan gerakannya. Termasuk ketika berwudhu.

Setelah memeluk Islam, tentu dia mendapat penolakan dari keluarga. Irene pun memutuskan untuk berhijrah dan bekerja di Bandung bersama anak pertamanya..[]Sumber:republika.co.id

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER

Terbaru

BNN Musnahkan Enam Hektare Ladang Ganja di Aceh Utara

ACEH UTARA - Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) menemukan ladang ganja sekitar enam hektare...

Dinkes Subulussalam Gelar Peningkatan Kapasitas Tenaga UKS/UKGS

SUBULUSSALAM - Dinas Kesehatan Kota Subulussalam melaksanakan peningkatan kapasitas Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan...

Hadiri Pengukuhan MAA Sumut, Ini Pesan Edy Rahmayadi kepada Pengurus dan Masyarakat Aceh

MEDAN – Lembaga Majelis Adat Aceh (MAA) Perwakilan Sumatera Utara masa bakti 2022-2027 resmi...

MAA Sumatra Utara Dikukuhkan

MEDAN – Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Al Haythar resmi mengukuhkan...

Di Pidie, Pick Up Berisi Belasan Drum BBM Bersubsudi Ditangkap TNI

SIGLI - Satuan intel Kodim 0102 Pidie mengamankan sopir beserta satu unit Pick Up...

PT PIM Serahkan Rumah Bantuan kepada Warga Lingkungan

LHOKSEUMAWE - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menyerahkan satu Rumah Sehat Sederhana (RSS) kepada...

Polres Gayo Lues Gelar Lomba Menembak, Lima Jurnalis Kerahkan Kemampuan

BLANGKEJEREN - Jajaran Polres Kabupaten Gayo Lues menggelar lomba menembak di lapangan tembak Yon...

ISBI Aceh Review Draf Kurikulum MBKM 2022, Didampingi Tim ISI Denpasar

BANDA ACEH - ISBI Aceh mendatangkan Tim Pendamping dari ISI Denpasar guna mereview draf...

Warga Muara Satu Keluhkan Pembangunan Jalur Kereta Api, Ini Kata Ketua DPRK Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Warga Gampong Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, meminta PT KAI...

Antisipasi Penyalahgunaan ADD, DPMK Subulussalam Beri Penuyuluhan Hukum Aparatur Desa

SUBULUSSALAM - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampong (DPMK) Kota Subulussalam melaksanakan kegiatan penyuluhan hukum...

Temuan DPRA Tentang Gedung Diagnostik , Ini Penjelasan Direktur RSU TCD Sigli

SIGLI - Bangunan Gedung Diagnostik Center Rumah Sakit Umum Tgk Chik Ditiro (RSU-TCD) Sigli,...

Pemko Subulussalam Bangun Aspal Hotmix Sepanjang 12 Kilometer di Longkib

SUBULUSSALAM - Pemerintah Kota Subulussalam tahun ini membangun jalan aspal hotmix sepanjang 12 kilometer...

Wali Nanggroe Kukuhkan MAA Jabar, Dihadiri Ridwan Kamil

BANDUNG – Majelis Adat Aceh (MAA) sebagai lembaga ujung tombak penanggung jawab pembangunan adat...

KPT Banda Aceh Lantik KPN Jantho, Meureudu, dan Bireuen

BANDA ACEH - Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Banda Aceh, Dr. H. Gusrizal, S.H., M.Hum.,...

DPRK Lhokseumawe Usulkan Tiga Nama Calon Pj. Wali Kota

LHOKSEUMAWE - Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe telah mengusulkan tiga nama calon Penjabat...

Joki Binaan KONI Aceh Juarai Kejurnas Berkuda Piala Menhan

BANDA ACEH – Atlet Berkuda (Joki) binaan KONI Aceh pada program Pemusatan latihan daerah...

Insentif Anggota MAA Gayo Lues Diduga Ditilep 16 Bulan, Mantan Sekretaris Membantah

BLANGKEJEREN - Insentif 35 orang anggota Majlis Adat Aceh (MMA) Kabupaten Gayo Lues diduga...

Ustaz Yusran Hadi: Perbanyaklah Syukur Kepada Allah, Khususnya Calon Jamaah Haji Tahun Ini

BANDA ACEH - Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda (MIUMI) Provinsi Aceh Dr. Muhammad...

Seleksi Pejabat Eselon II Empat OPD Pidie Tuntas, Ini Daftar Tiga Besar

SIGLI - Seleksi pejabat eselon II untuk empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD di lingkup...

Sembilan Santri Dayah Mataqu Lhokseumawe Raih Juara MTQ Aceh di Bener Meriah

LHOKSEUMAWE – Sembilan santri Dayah Dayah Ma’had Ta’limul Qur’an (Mataqu) Ustman Bin Affan Lhokseumawe...