25.6 C
Banda Aceh
Jumat, Januari 28, 2022

Mualaf Tionghoa Irene, Benci Menjadi Iman

Bernadette Irene adalah wanita keturunan Tionghoa yang berusia 39 tahun dan telah memeluk Islam. Sebelumnya, tidak pernah tebersit sekalipun memeluk Islam dalam dirinya.

Saat itu, Irene sempat mengalami trauma dengan umat Islam. Peristiwa ini terjadi ketika kerusuhan 1998, saat ada sebagian oknum yang mengaku Islam berbuat anarkis terhadap orang China di Jakarta.

Irene menyaksikan sendiri bagaimana sekelompok orang menghancurkan berbagai bangunan milik orang China. Saat itu semakin mencekam karena dia pun tinggal di kompleks pemukiman yang dihuni mayoritas China, di Tanjung Duren.

“Beberapa orang Tionghoa Muslim harus memasang papan nama atau spanduk yang bertuliskan “kami china Muslim,” agar terhindar dari pengrusakan,” kata dia, sebagaimana dikutip dari dokumentasi Harian Republika.

Apalagi saat itu ada beberapa oknum yang berceramah secara terang-terangan di masjid menyebar kebencian terhadap orang Tionghoa dan non-Muslim. Inilah yang membuatnya semakin tidak suka dengan umat Islam.

Irene pun semakin merasa takut saat mereka beraksi untuk melalukan pengrusakan dengan meneriakkan takbir. Tak hanya itu, Irene, juga pernah bekerja di Bali di saat Bom Bali terjadi, dan itu dilakukan oknum yang juga mengatasnamakan Islam.

Di sisi lain, Irene sejak kecil merupakan penganut Kristen yang taat, bahkan dia juga bersekolah untuk menjadi pendeta.

Namun karena penyakit bipolar yang dideritanya, Irene memutuskan tak melanjutkan sekolahnya dan fokus untuk penyembuhan penyakitnya. Dia pun memilih untuk melanjutkan pendidikan biasa dengan jurusan bahasa Inggris dan bekerja di Bali.

Meski telah bekerja, bipolar yang dideritanya tak kunjung sembuh. Ditambah lagi dia harus mengalami permasalahan rumah tangga dan harus berpisah dengan suaminya.

Setelah satu hingga dua tahun bekerja di Bali, Irene memutuskan pindah ke Solo. Dia melakukannya karena ayahnya sakit dan kritis. Sehingga dia dan orang tuanya pun menetap di daerah tersebut untuk menjalani perawatan.

Irene mencari pekerjaan di Solo, berbeda dengan tempat lamanya bekerja. Di sinilah titik balik baginya, karena pandangan tentang Islam berubah.

Islam yang dulu dilihatnya penuh kekerasan, tidak dirasakan di kantor tempatnya bekerja. Teman-teman kantornya memiliki akhlak yang santun, ketika waktu sholat tiba seluruh pekerjan dihentikan dan mereka berjamaah sholat. Cara berpakaian mereka pun berbeda, rekan-rekan wanita seluruhnya menutup aurat.

Irene kemudian mulai tertarik untuk mempelajari Islam. Dia menonton video Zakir Naik, dan mendengar keajaiban-keajaiban tentang Islam. Irene juga membeli beberapa buku sejarah yang ringan.

“Saya menemukan buku kisah Rasulullah dalam buku besutan Tasaro GK. Membacanya mengalirkan sensasi luar biasa yang menggetarkan saya dari ujung kepala hingga kaki,” tutur dia.

Dia begitu takjub dengan kisah para sahabat Nabi, seperti Umar bin Khatab. Dia yang dikenal dengan sikapnya yang keras setelah mendengar ayat suci Alquran hatinya melembut.

Dia juga memiliki kebiasaan menutup mata dan berdoa sebelum membalik halaman Alkitab secara acak, memohon agar ditunjukkan-Nya ayat yang Tuhan tujukan persis untuk dia, yang sesuai dengan kebutuhan atau apa yang sedang dia hadapi pada saat itu.

Dan sebelum dia memutuskan untuk meyakini bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang hak, agama yang benar dan diterima di sisi Allah, dia pun melakukan hal yang sama.

Bedanya kali ini dia memohon kepada Allah lewat sebuah Alquran. Ketiga surat inilah yang kemudian menjadi pengokoh keislaman dia yang membuat mantap bersyahadat.

Al-Maidah ayat 110 tentang Ruhul Kudus, ayat ini begitu membuatnya tercengang, Roh kudus yang bagi umat Kristiani dipercaya sebagai satu dari tritunggal Allah, suara batin manusia, yang tadinya pikir hanya ada di kitab Nasrani saja. Dan ayat ini juga begitu gamblang menjelaskan kedudukan Yesus (Nabi Isa) dalam Islam.

Surat Ali Imran ayat 3, tentang Alquran diturunkan untuk membenarkan kitab-kitab sebelumnya, Taurat dan Injil. Dan yang terakhir, Surat Al-Ikhlas, yang dalam surat itu dikatakan bahwa Allah tidak beranak juga tidak diperanakkan.

Saat itu pada 2013, dia bertekad untuk memeluk Islam apalagi bertepatan dengan Ramadhan. Rekan-rekannya yang Muslim tentu menjalani puasa Ramadhan.

Dia pun ikut belajar berpuasa dan sholat. Namun Irene mengurungkan niatnya untuk bersyahadat ketika Ramadhan. Dia khawatir apa yang dilakukan hanya terbawa suasana saja

Setelah Ramadhan berakhir, ternyata keinginannya memeluk Islam semakin kuat. Pada Agustus 2013, Irene memutuskan untuk bersyahadat di Masjid Agung Solo.

Karena sudah lama mempelajari Islam, Irene bersyukur ketika menjalani sholat setelah menjadi Muslim diberikan kemudahan. Dia pun langsung lancar membaca bacaan sholat dan gerakannya. Termasuk ketika berwudhu.

Setelah memeluk Islam, tentu dia mendapat penolakan dari keluarga. Irene pun memutuskan untuk berhijrah dan bekerja di Bandung bersama anak pertamanya..[]Sumber:republika.co.id

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Besok Ketua IKA USK Kukuhkan Amal Hasan Sebagai Ketua Ikafensy

BANDA ACEH – Ketua Umum Ikatan Keluarga dan Alumni Universitas Syiah Kuala (IKA USK)...

28 Nelayan Aceh Timur yang Ditahan di Thailand Tiba di Jakarta

JAKARTA - Sebanyak 28 nelayan asal Aceh Timur yang ditahan di Thailand sejak April...

Kunjungi Pasien Tumor Tyroid di RSUD, TP PKK Subulussalam Berikan Bantuan

SUBULUSSALAM - Ketua TP PKK Kota Subulussalam, Hj. Mariani Harahap, S.E mengunjungi pasien tumor...

PT Kencana Produksi 6 Ribu Ton Getah Pinus, Segini Penghasilan Penderes

BLANGKEJEREN - PT Kencana Hijau Bina Lestari yang beroprasi di Desa Pinang Rugub, Kecamatan...

Besok, FISIP Unimal Gelar FGD Pj Kepala Daerah, Ini Tujuannya

LHOKSEUMAWE – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh (FISIP Unimal) akan menggelar...

Ini Kata Amien Rais dan Wali Nanggroe Soal Implementasi MoU Helsinki yang Belum Tuntas

BANDA ACEH – Tokoh politik nasional yang juga dikenal sebagai Bapak Reformasi Indonesia, Amien...

Begini Pandangan Islam Terkait Korupsi

Tindak pidana korupsi tentunya melanggar hukum negara dan agama. Di dalam ajaran Islam, perbuatan...

KONI Pusat Gelar Rakor dengan Aceh-Sumut Kejar Persiapan PON 2024

JAKARTA – KONI Pusat menggelar Rapat koordinasi (Rakor) dengan Pemerintah Aceh, Pemerintah Provinsi Sumut,...

Wali Kota Lhokseumawe ‘Rombak Kabinet’, Ini Nama-Nama Pejabat Dilantik

LHOKSEUMAWE – Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, kembali 'merombak kabinetnya'. Kali ini, sebanyak 13...

Pegawai Kejari Gayo Lues Disuntik Vaksin Moderna

BLANGKEJEREN -- Pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Gayo Lues mulai disuntik vaksin moderna sesuai surat...

Praktisi Hukum Asal Dewantara Minta Polres Lhokseumawe RJ-kan Perkara Pencurian di PIM

LHOKSEUMAWE - Muhammad Reza Maulana, S.H., praktisi hukum asal Dewantara, Aceh Utara, meminta pihak...

Terdakwa Kasus Korupsi Uang Makan Hafiz Gayo Lues Masih Terima Gaji, Segini Besarannya/Bulan

BLANGKEJEREN – Mantan Kepala Dinas Syariat Islam Gayo Lues berinisial HS yang menjadi terdakwa...

Sembilan Realitas Kematian yang Sering Dilalaikan Manusia, Apa Saja?

Setiap manusia pasti akan mengalami kematian. Maka sebagai Muslim perlu untuk mengetahui tentang kematian...

PNL Raih Peringkat Pertama Realisasi PNBP Terbesar

BANDA ACEH -- Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) berhasil meraih peringkat pertama realisasi Pendapatan Negara...

Begini Kondisi Proyek Lapangan Upacara Aceh Utara Rp1,4 M, tak Tampak Plang

LHOKSUKON – Proyek Penataan Lapangan Upacara Pusat Perkantoran Kabupaten Aceh Utara sumber dana APBK...

Polres Gayo Lues Musnahkan 59,75 Kg Ganja Milik Pelajar

BLANGKEJEREN – Sebanyak 59,755 Kg ganja kering dimusnaskan di halaman Polres Gayo Lues, Selasa,...

PIM Gelar Coastal Cleaning Up di Pantai Bangka Jaya dan Danau Laut Tawar

LHOKSEUMAWE - Karyawan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menggelar kegiatan coastal clean up atau...

Terdakwa Kasus Korupsi Uang Makan Minum Hafiz Dituntut 7,5 Tahun Penjara

BLANGKEJEREN -- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gayo Lues menuntut masing-masing 7,5...

Pertumbuhan Keuntungan BUMA Belum Capai Target, Berapa Pendapatan Asli Aceh Hasil Blok B 2021?

BANDA ACEH – Pertumbuhan keuntungan Badan Usaha Milik Aceh (BUMA) sampai tahun 2020 belum...

Proyek Lapangan Upacara Aceh Utara Tahun 2021 Dikerjakan Hingga 2022, Dananya Diblokir

LHOKSUKON – Proyek Penataan Lapangan Upacara Pusat Perkantoran Kabupaten Aceh Utara sumber dana APBK...