CALANG – Pemkab Aceh Jaya bersama jajarannya telah selesai menggelar acara Musrenbang Kabupaten Tahun 2017 yang berlangsung di Aula Setdakab Kabupaten Aceh Jaya, beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan tersebut, kepala Bappeda Aceh Jaya Mawardi, SP menjelaskan bahwa Musrenbang Kabupaten Aceh Jaya ini adalah sebagai forum musyawarah dalam rangka mensinkronisasikan usulan kegiatan yang akan disusun dalam dokumen RKPK Tahun 2018. Musrenbang ini diikuti oleh seluruh SKPK dan instansi vertikal terkait dalam Kabupaten Aceh Jaya,
Mawardi juga mejelaskan, pada Musrenbang kali ini, ditargetkan beberapa hal antara lain pembangunan manusia (IPM) dari 67,53 point (tahun 2016) menjadi 68,82 point pada tahun 2018, pertumbuhan ekonomi harus meningkat menjadi 4,94 persen di tahun 2018, dibandingkan dengan tahun 2016 sebesar 4,38 persen.
Selanjutnya, kata dia, penurunan tingkat kemiskinan menjadi 15,05 persen dari 15,93 persen pada tahun 2016, dan taget yang ingin dicapai untuk tingkat pengagguran terbuka menjadi 3,94 persen di tahun 2018 dibanding tahun 2016 lalu 4,91 persen.
Selanjutnya Mawardi mejelaskan prioritas pembangan dituju kepada pemberdayaan dayah, di samping untuk memajukan santri secara spiritual, juga bisa terwujud kemandirian ekonomi dayah itu sendri.
Bupati Aceh Jaya Ir H. Azhar Abdurrahman yang secara langsung membuka acara tersebut menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah menggunakan hak pilih pada Pilkada 2017, telah berlangsung dalam keadaan aman dan damai.
“Aceh Jaya telah memilki pemimpin yang baru untuk periode tahun 2017-2022, yaitu saudara T.Irfan TB sebagai Bupati dan Tgk.Yusri sebagai wakil bupati Aceh Jaya, sehingga nantinya akan menambah semangat baru, inovasi dan ide-ide baru menuju perwujudan ekonomi Aceh Jaya yang mapan,” katanya.
Bupati menjelaskan pula, untuk mencegah terjadinya pogram siluman ditengah jalan, dan mencegah terjadinya pelanggaran yang berkonsekwensi hukum, sekarang ini sudah mempunyai sistem e-planning sebagai sebuah sistem penyusunan RKPK,KU-PPAS.
Sistem ini e-planing ini, kata bupati, sebagai tindak lanjut dari Mou Pemkab Aceh Jaya dengan Komisi pemeberantas korupsi (KPK), sehingga usulan program telah disusun secara mapan dan terara melalui musrembang tingkat gampong, kecamatan dan kabupaten, sehingga progaram pemerintah Kabupaten Aceh Jaya benar-benar tepat sasaran dan menyentuh kepentingan masyarakat.
Kepada seluruh unsur DPRK, jajaran pemerintah Daerah, Istansi vertikal serta masyarakat untuk saling bahu membahu dalam membangun aceh jaya kedapan yang lebih baik dan maju, sehingga bisa bersaing dengan daerah daerah lainya, harap Bupati Azhar.
Hadir pada Acara musrenbang tersebut utusan dari Bappeda Provinsi Aceh Bapak Ir, Alamsyah, MM, Wakil DPRK Aceh Jaya, Anggota DPRA Dapil III serta unsur muspida Plus Dalam lingkup Kabupaten Aceh Jaya. Bupati terpilih Priode 2017-2022, dan seluruh perwakilan dari kecamatan dan Gampong dalam Kabupaten Aceh Jaya.[]

