BANDA ACEH – Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh Nasir Djamil berharap pelaksanaan pilkada di Banda Aceh khususnya dan Aceh secara umum berlangsung jujur dan adil. Kehadiran pihak kepolisian menurutnya sangat menentukan terwujudnya pesta demokrasi yang jurdil dan luber di Aceh.
Hal itu disampaikan Nasir dalam pertemuan dengan pejabat di jajaran Polresta Banda Aceh, Rabu, 10 Agustus 2016. Pertemuan itu dihadiri Wakapolres Banda Aceh, para Kasat dan para Kapolsek di jajaran Polresta Banda Aceh, dalam rangka reses anggota DPR RI.
Pertemuan itu juga dihadiri anggota Komisi III DPR RI lainnya yaitu Muslim Aiyub. Pertemuan ini membahas terkait isu-isu keamanan dan ketertiban serta kesiapan Polresta Banda Aceh menjelang pilkada 2017 mendatang.
Kalau pilkadanya jujur dan adil saya rasa semua pihak akan bisa menerima hasil pilkada, informasi itulah yang ingin kami dapatkan, katanya.
Selain itu, kata Nasir, dalam rangka menghadapi pilkada juga perlu diperkuat keberadaan personel Bintara Pembinaan Keamanan Masyarakat (Babin Kamtibmas) di gampông-gampông, termasuk meningkatkan kapasitas dari personel Babin Kamtibmas itu sendiri.
Mereka ini yang paling sering di masyarakat, maka harus diperkuat termasuk memperkuat dana tambahan bagi mereka sehingga kerja-kerja di masyarakat akan lebih maksimal, ujar politisi PKS itu melalui siaran pers.
Selain itu kata Nasir, melihat dinamika yang dihadapi Polresta Banda Aceh saat ini sudah sewajarnya jika para Kapolsek di jajaran Polresta dijabat oleh perwira berpangkat Kompol. Ia berharap hal itu bisa terwujud dalam tahun ini.
Sementara itu, Wakapolresta Banda Aceh AKBP Sugeng Hadi Sutrisno menjelaskan, sebanyak 1.223 personel Polri jajaran Polresta Banda Aceh akan dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan pilkada Banda Aceh.
Menurut Sugeng, pihaknya sejauh ini juga sudah memetakan titik kerawanan pada pelaksanaan pilkada sehingga akan menjadi fokus pengamanan.
Ia merincikan, untuk TPS aman pihaknya akan menyiagakan dua anggota polisi dan delapan Linmas untuk menjaga empat TPS, kemudian untuk rawan satu akan dikerahkan dua polisi dan empat Linmas untuk dua TPS, dan rawan dua akan disiagakan dua polisi dan dua Linmas untuk satu TPS.
Untuk TPS di Banda Aceh seluruhnya ada 188 TPS yang aman, masuk dalam rawan satu sebanyak 183 TPS dan rawan dua sebanyak 53 TPS, katanya.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan kunjungan ke ruang tahanan Mapolresta Banda Aceh. Di sana Nasir Djamil serta Muslem Aiyub sempat berdialog singkat dengan para tahanan. Selain membahas isu pilkada pada pertemuan itu turut dibahas kinerja kepolisian jajaran Polresta Banda Aceh dalam rangka penegakan hukum sepanjang tahun 2016 seperti kasus-kasus narkoba, kecelakaan lalulintas serta kriminal lainnya.[](ihn)




