IDI RAYEK- Pasangan Bakal calon Bupati Aceh Timur Ridwan Abubakar dan Abdulrani atau yang dikenal pasangan Nek Tu-Polem menyerahkan 23.143 salinan fotokopi kartu tanda Penduduk KTP ke Komisi Independen Pemilihan (KIP), Senin, 8 Agustus 2016, sekitar pukul 12.00 WIB. Pasangan Nek Tu-Polem merupakan pasangan bakal calon bupati-wabup Aceh Timur jalur perseorangan yang pertama menyerahkan bukti dukungan kepada KIP.
Pantauan portalsatu.com, pasangan Nek Tu-Polem diantar oleh ratusan simpatisan ke kantor KIP Aceh Timur. Simpatisan Nek Tu-Polem awalnya berkumpul di posko pemenangannya di Gampong Jalan, Idi Rayek, kemudian mereka menuju bersama-sama ke kantor KIP berada di Peureulak.
Pasangan Nek Tu-Polem telah mengantar fotokopi KTP-nya kepada kita sebanyak 23.143. Penyerahan syarat dukungan ini selanjutnya akan kita verifikasi kembali seluruh berkasnya. Di dalam verifikasi itu kita akan melihat apakah KTP pendukung sudah sesuai dengan persryaratan dukungan untuk calon yang melewati jalur independen, ujar Muhammad SE, Ak, komisioner KIP Aceh yang membidangi Pokja Pencalonan saat diwawancarai portalsatu.com di ruang kerjanya.
Muhammad menyebutkan, untuk Aceh timur sejauh ini baru hanya satu pasangan bakal calon bupati yang menyerahkan persayaratan dukungan, sementara itu waktu penyerahan dukungan akan ditutup pada tanggal 10 Agustus 2016.
Untuk sementara hanya satu pasangan yang baru menyerahkan syarat dukungan yaitu pasangan Netu Polem, katanya.
Sementara itu Ridwan Abu Bakar atau yang disapa Nektu dalam konfrensi pers dengan awak media, mengucapkan terimakasih banyak atas dukungan dari simpatisan yang telah bersama -sama mengantarnya ke Kantor KIP Kabupaten Aceh Timur.
Masyarakat yang hadir di sini adalah semua pendukung Nek Tu-Polem. Kami Nek Tu dan Polem mengucapkan terimakasih banyak kepada sukarelawan yang telah mendukung kami. Insya Allah kita targetkan ke depan suara nektu polem melebihi dari pada suara hari ini, ujar Nektu.
Di sisi lain mantan anggota DPRA asal Aceh Timur merasa optimis bisa meraih kursi Aceh Timur satu pada pilkada mendatang. Rasa optimis itu diakuinya setelah melihat bentuk simpatisan massa yang selama ini mendukungnya.
Insya Allah kita bisa meraih suara terbanyak nantinya. Kami hadir untuk mempersatukan masyarakat Aceh Timur, pungkas mantan politisi dari fraksi partai Aceh itu.[](tyb)

