LHOKSEUMAWE – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Lhokseumawe, Kolonel Laut (P) Andi Susanto, menyatakan penyidikan terhadap oknum anggota TNI AL berinisial Kelasi Dua DI, tersangka kasus pembunuhan Hasfiani (37), warga Aceh Utara, masih berlangsung.

“Kami sampaikan untuk proses penyidikan masih berlangsung, khususnya terhadap saksi-saksi diperiksa baik dari Lanal (Lhokseumawe) maupun luar Lanal,” kata Andi Susanto dikonfirmasi portalsatu.com/ via Whatsapp, Jumat, 21 Maret 2025.

Sedangkan pemeriksaan terhadap tersangka DI, menurut Andi, telah dilaksanakan, dengan ancaman maksimal hukuman mati. “Untuk tersangka sejauh ini masih satu orang, yaitu DI bertugas di Lanal Lhokseumawe bagian Kapal Angkatan Laut (KAL) Bireuen,” ujarnya.

Baca juga: Nasir Djamil Desak Hukuman Mati untuk Oknum TNI AL Pelaku Pembunuhan di Aceh Utara

Soal kemungkinan ada tersangka lain, Andi menyebut, “Masih proses pengambilan keterangan saksi-saksi”.

Diberitakan sebelumnya, motif kasus pembunuhan yang menewaskan Hasfiani (37), perawat dan agen mobil, telah diungkapkan oleh Komandan Detasemen Polisi Militer Angkatan Laut (Dandenpomal) Lanal Lhokseumawe, Mayor Laut (PM) Anggiat Napitupulu, saat konferensi pers di Mako Lanal setempat, Senin, 17 Maret 2025, sore.

“Motifnya hanya untuk menguasai kendaraan mobil saja, selain daripada itu tidak ada,” ungkap Napitupulu didampingi Pelaksana Lanal Lhokseumawe Letkol Laut (H) R. Johan Edy Syahputra dan Komandan Unit Kapten Laut (P) Eko.

“Berdasarkan pengakuan tersangka DI, dia spontanitas hanya ingin memiliki kendaraan tersebut,” tambah Napitupulu.

Napitupulu menyebut penembakan diduga dilakukan DI yang menewaskan Hasfiani terjadi pada Jumat, 14 Maret 2025. “Tentunya peristiwa seperti ini, kita dan siapapun tidak menginginkan terjadi, maka pelaku tetap dilakukan proses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Baca juga: Cerita Istri Sebelum Hasfiani Dihabisi Oknum TNI AL

Jasad Hasfiani alias Imam, ditemukan dalam karung di kawasan KM 30 Gunung Salak, Nisam Antara, Aceh Utara, Senin, 17 Maret 2025. Jenazah Hasfiani dimakamkan di belakang rumahnya di Gampong Uteun Geulinggang, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Senin (17/3), sore.[]