25.6 C
Banda Aceh
Jumat, Januari 28, 2022

Operasional Pabrik Terhenti, PT PIM Masih Punya Stok Pupuk Subsidi 130 Ribu Ton

LHOKSEUMAWE – Operasional PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) terhenti akibat terkendala pasokan gas dari PT Medco E&P Malaka. Namun, PIM masih mempunyai stok pupuk urea subsidi sebanyak 130 ribu ton untuk dua bulan ke depan.

“Sekarang sudah sentralisasi pemasaran di pusat atau PT Pupuk Indonesia (Persero). Jadi, seluruh kebutuhan pupuk nasional itu ditanggulangi oleh PI (Pupuk Indonesia), baik di PIM maupun distribusi ke daerah lainnya. Maka para petani tidak perlu khawatir, karena secara kuota subsidi yang sudah ditetapkan pemerintah itu tidak berkurang dan tidak ada kendala,” kata Manajer Humas PT PIM, Nasrun, kepada wartawan, Kamis, 17 Juni 2021.

Nasrun menyebut wilayah pemasaran PT PIM delapan provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. “Aceh mendapat kuota pupuk yang ditetapkan pemerintah sebanyak 76 ribu lebih. Maka kita mengimbau kepada petani di Aceh tidak perlu khawatir dengan berhentinya operasional pabrik PT PIM, karena ketersediaan pupuk menjadi tanggung jawab pemerintah dalam kaitan ketahanan pangan nasional sehingga ditetapkanlah subsidi,” ujarnya.

“Sedangkan PIM hanya sebagian kecil dari yang ditetapkan secara nasional yaitu untuk delapan wilayah (provinsi) pemasaran. Artinya, untuk pupuk subsidi tetap akan disalurkan kepada petani dan jangan khawatir,” tambah Nasrun.

Menurut Nasrun, dari segi operasional pabrik PIM memang terhenti sementara, karena berdasarkan informasi dari PT Medco ada pemeliharaan sumur gas. “Selama ini kita kontraknya dengan Pertamina dan PT Pertagas Niaga (PTGN). Jadi, bukan dengan Medco, mereka (Medco) hanya sebagai sumber gas yang disuplai ke Pertamina dan PTGN. Artinya, PIM tidak langsung (kontrak) dengan pihak Medco, tapi sumber gasnya berasal dari perusahaan tersebut,” ujarnya.

“Sehingga apabila PT Medco ada pemeliharaan atau perbaikan di sumur gas, maka dampaknya ke PIM juga. Maka mulai tanggal 29 Mei 2021, PT PIM berhenti operasional produksi pupuk. Jika nanti suplai gas normal kembali tentu pabrik PIM akan segera beroperasi,” tutur Nasrun.

Meskipun berhenti operasional, kata Nasrun, aktivitas PIM seperti biasa. “Khusus untuk di pabrik itu ada perbaikan-perbaikan kecil, sehingga ini merupakan kesempatan ada hal-hal yang perlu untuk diperbaiki sambil menunggu suplai gasnya masuk kembali. Memang secara teknis batasan waktu terhenti (pasokan gas) itu dari pihak Medco juga belum bisa menyampaikan, tapi insya Allah dalam waktu dekat akan bisa normal kembali,” pungkasnya.[]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Besok Ketua IKA USK Kukuhkan Amal Hasan Sebagai Ketua Ikafensy

BANDA ACEH – Ketua Umum Ikatan Keluarga dan Alumni Universitas Syiah Kuala (IKA USK)...

28 Nelayan Aceh Timur yang Ditahan di Thailand Tiba di Jakarta

JAKARTA - Sebanyak 28 nelayan asal Aceh Timur yang ditahan di Thailand sejak April...

Kunjungi Pasien Tumor Tyroid di RSUD, TP PKK Subulussalam Berikan Bantuan

SUBULUSSALAM - Ketua TP PKK Kota Subulussalam, Hj. Mariani Harahap, S.E mengunjungi pasien tumor...

PT Kencana Produksi 6 Ribu Ton Getah Pinus, Segini Penghasilan Penderes

BLANGKEJEREN - PT Kencana Hijau Bina Lestari yang beroprasi di Desa Pinang Rugub, Kecamatan...

Besok, FISIP Unimal Gelar FGD Pj Kepala Daerah, Ini Tujuannya

LHOKSEUMAWE – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh (FISIP Unimal) akan menggelar...

Ini Kata Amien Rais dan Wali Nanggroe Soal Implementasi MoU Helsinki yang Belum Tuntas

BANDA ACEH – Tokoh politik nasional yang juga dikenal sebagai Bapak Reformasi Indonesia, Amien...

Begini Pandangan Islam Terkait Korupsi

Tindak pidana korupsi tentunya melanggar hukum negara dan agama. Di dalam ajaran Islam, perbuatan...

KONI Pusat Gelar Rakor dengan Aceh-Sumut Kejar Persiapan PON 2024

JAKARTA – KONI Pusat menggelar Rapat koordinasi (Rakor) dengan Pemerintah Aceh, Pemerintah Provinsi Sumut,...

Wali Kota Lhokseumawe ‘Rombak Kabinet’, Ini Nama-Nama Pejabat Dilantik

LHOKSEUMAWE – Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, kembali 'merombak kabinetnya'. Kali ini, sebanyak 13...

Pegawai Kejari Gayo Lues Disuntik Vaksin Moderna

BLANGKEJEREN -- Pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Gayo Lues mulai disuntik vaksin moderna sesuai surat...

Praktisi Hukum Asal Dewantara Minta Polres Lhokseumawe RJ-kan Perkara Pencurian di PIM

LHOKSEUMAWE - Muhammad Reza Maulana, S.H., praktisi hukum asal Dewantara, Aceh Utara, meminta pihak...

Terdakwa Kasus Korupsi Uang Makan Hafiz Gayo Lues Masih Terima Gaji, Segini Besarannya/Bulan

BLANGKEJEREN – Mantan Kepala Dinas Syariat Islam Gayo Lues berinisial HS yang menjadi terdakwa...

Sembilan Realitas Kematian yang Sering Dilalaikan Manusia, Apa Saja?

Setiap manusia pasti akan mengalami kematian. Maka sebagai Muslim perlu untuk mengetahui tentang kematian...

PNL Raih Peringkat Pertama Realisasi PNBP Terbesar

BANDA ACEH -- Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) berhasil meraih peringkat pertama realisasi Pendapatan Negara...

Begini Kondisi Proyek Lapangan Upacara Aceh Utara Rp1,4 M, tak Tampak Plang

LHOKSUKON – Proyek Penataan Lapangan Upacara Pusat Perkantoran Kabupaten Aceh Utara sumber dana APBK...

Polres Gayo Lues Musnahkan 59,75 Kg Ganja Milik Pelajar

BLANGKEJEREN – Sebanyak 59,755 Kg ganja kering dimusnaskan di halaman Polres Gayo Lues, Selasa,...

PIM Gelar Coastal Cleaning Up di Pantai Bangka Jaya dan Danau Laut Tawar

LHOKSEUMAWE - Karyawan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menggelar kegiatan coastal clean up atau...

Terdakwa Kasus Korupsi Uang Makan Minum Hafiz Dituntut 7,5 Tahun Penjara

BLANGKEJEREN -- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gayo Lues menuntut masing-masing 7,5...

Pertumbuhan Keuntungan BUMA Belum Capai Target, Berapa Pendapatan Asli Aceh Hasil Blok B 2021?

BANDA ACEH – Pertumbuhan keuntungan Badan Usaha Milik Aceh (BUMA) sampai tahun 2020 belum...

Proyek Lapangan Upacara Aceh Utara Tahun 2021 Dikerjakan Hingga 2022, Dananya Diblokir

LHOKSUKON – Proyek Penataan Lapangan Upacara Pusat Perkantoran Kabupaten Aceh Utara sumber dana APBK...