BANDA ACEH — Istri Wakil Gubernur Aceh Dyah Erti Idawati meminta para orang tua agar tidak takut dan malu-malu melaporkan kondisi anaknya yang mengalami gizi buruk ke Puskesmas atau Posyandu terdekat. Hal ini untuk mengurangi dampak buruk dari kondisi tersebut.
“Banyak ibu-ibu yang malu melaporkan anaknya yang menderita gizi buruk, padahal dengan melaporkannya ke Puskesmas atau Posyandu terdekat, masalahnya bisa cepat ditangani termasuk kondisi keluarga,” kata Dyah Erti Idawati selepas kunjungan ke kediaman Bunga, bayi penderita gizi buruk di Kuta Alam yang kondisinya sudah membaik, Jumat , 15 Desember 2017.
Ia menjelaskan, dari kasus bayi buruk yang ditemukan dalam beberapa kunjungan ke daerah, persoalan besarnya karena keluarga malu melaporkannya.
“Ke depan jangan takut atau malu lagi, apalagi masalah gizi buruk ini hal yang perlu penanaganan segera,” ujar Ida yang juga Ketua 1 Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Aceh.
Ida datang ke kediaman Bunga di Kuta Alam didampingi istri Camat Kuta Alam Cut Etti Saradora, dan istri Ketua F-PD DPR Aceh Rida Ibda.[]


