JANTHO – Pangdam IM Mayjen TNI Tatang Sulaiman mengatakan, prajurit Yonif Raider harus mampu dan tangguh dalam menjalankan tanggung jawab yang dibebankan pada mereka demi keamanan NKRI. Karena itu kata dia prajurit harus siap setiap saat dan tanggap dalam segala kondisi.
Untuk menguji kesiapan dan kelengkapan prajurit, Pangdam melakukan inspeksi mendadak ke Raider Yonif 112/Dharma Jaya di Mata Ie, Darul Imarah, Aceh Besar, Sabtu, 15 Oktober 2016.
Mayjen TNI Tatang Sulaiman mengatakan hal ini dilakukan untuk peningkatan kualifikasi satuan pemukul Kodam, mengingat ancaman yang dihadapi Indonesia ke depan, karena daerah letak geografis Aceh dekat dengan perbatasan negara luar, maka membutuhkan kualifikasi khusus, sehingga pengamanan di Aceh bisa dimaksimalkan untuk menangkal ancaman.
“Yonif Raider 112/Dharma Jaya sebagai satuan pemukul Kodam IM harus memiliki kemampuan yang andal dan profesional agar dapat melaksanakan tugas dengan baik. Oleh karena itu, tumbuhkan interaksi dan komunikasi antara pemimpin dengan yang dipimpin. Setiap prajurit harus mengetahui tugas pokok masing-masing serta pegang teguh jati diri TNI, sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional, dan Tentara Profesional, kata Pangdam IM.
Pangdam juga menekankan kepada para unsur komandan harus dapat menunjukkan karakter dan integritas yang tinggi, melalui penerapan kepemimpinan lapangan yang baik sehingga dapat menjadi penggerak dan teladan di satuannya.
Kedatangan Pangdam IM di Yonif Raider 112/Dharma Jaya didampingi oleh Wakil Asisten Intel Letkol Inf Deki Zulkarnain, Wakil Asisten Personalia Letkol Kav Agung, Pabandya Oprasi Mayor Inf Diantoro dan Kepala Seksi Penerangan Mayor Inf Mukalil.[]

