BerandaNewsNasionalPanitia Pemilu AJI 2024 Tetapkan Empat Paslon Ketua Umum-Sekretaris Jenderal

Panitia Pemilu AJI 2024 Tetapkan Empat Paslon Ketua Umum-Sekretaris Jenderal

Populer

JAKARTA – Panitia Pemilihan Umum (Pemilu) Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tahun 2024 menetapkan empat Pasangan Calon Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal AJI Indonesia periode 2024-2027. Empat pasangan ini bersaing dalam pemilihan Ketua Umum (Ketum) dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) AJI Indonesia sebagai bagian dari Kongres XII AJI yang akan berlangsung di Palembang, Sumatra Selatan, 3-5 Mei 2024.

Penetapan empat Pasangan Calon (Paslon) Ketum dan Sekjen AJI dilaksanakan secara hybrid, yakni luring di Kantor AJI Indonesia, Kwitang, Jakarta, dan daring melalui aplikasi zoom serta disiarkan di akun YouTube AJI Indonesia, Sabtu, 20 April 2024. Bersamaan dengan itu juga ditetapkan nomor urut empat paslon setelah dilakukan pengundian, yang dipandu Sekretaris Panitia Pemilu AJI, Luviana, di Kantor AJI Indonesia.

Empat Paslon Ketum dan Sekjen AJI Indonesia ialah pasangan Nany Afrida dan Bayu Wardhana nomor urut 1, Aloysius Budi Kurniawan dan Iman Dwianto Nugroho nomor urut 2, Ika Ningtyas Unggraini dan Laban Abraham Laisila nomor urut 3, dan Edy Can dan Asep Saefullah nomor urut 4.

“Kami, Panitia Pemilu AJI, sempat ketar-ketir karena tidak kunjung ada pendaftar sejak pembukaan pendaftaran pasangan bakal calon pada 3 Maret 2024 hingga sebulan kemudian. Tapi, alhamdulillah, di ujung-ujung masa pendaftaran hingga menjelang penutupan pendaftaran pada 5 April, pendaftar mengalir, bahkan sampai empat pasangan bakal calon. Ini rekor, bisa sampai ada empat pasangan dalam pemilihan Ketum dan Sekjen AJI Indonesia. Terbanyak dalam sejarah Kongres AJI,” kata Ketua Panitia Pemilu AJI, Yoso Muliawan, melalui zoom saat penetapan pasangan calon.

Pada nomor urut 1, calon Ketum Nany Afrida saat ini adalah Pemimpin Redaksi independen.id, sekaligus Ketua Bidang Gender, Anak, dan Kelompok Marjinal AJI Indonesia periode 2021-2024. Sedangkan calon Sekjen Bayu Wardhana bekerja di rri.co.id sebagai Redaktur, yang juga Ketua Bidang Data dan Informasi AJI Indonesia.

Sementara pada nomor urut 2, calon Ketum Aloysius Budi Kurniawan yang karib dipanggil Wawan ABK bekerja di Harian Kompas sebagai Redaktur. Sedangkan calon Sekjen Iman Dwianto Nugroho bekerja di CNN TV sebagai Editor.

Pada nomor urut 3, calon Ketum Ika Ningtyas Unggraini adalah Fact Checker atau Pemeriksa Fakta Tempo, dan kini masih menjabat Sekjen AJI Indonesia periode 2021-2024. Adapun calon Sekjen Laban Abraham Laisila akrab disapa Nyonyo bekerja di Narasi TV sebagai Kepala Newsroom, yang juga Ketua Bidang Dana dan Usaha AJI Indonesia.

Terakhir, nomor urut 4, calon Ketum Edy Can saat ini bekerja di CNN TV sebagai Manajer Produksi Berita, dan juga Ketua Bidang Pendidikan, Etik, dan Profesi AJI Indonesia periode 2021-2024. Adapun calon Sekjen Asep Saefullah adalah Pemimpin Redaksi ekuatorial.com.

Yoso menjelaskan selain rekor pasangan calon terbanyak sepanjang sejarah pemilihan Ketum dan Sekjen AJI Indonesia dalam Kongres AJI, kongres kali ini juga merupakan sejarah karena untuk pertama kalinya pemilihan dilakukan secara langsung.

“Jika dalam kongres-kongres sebelumnya pemilihan Ketum dan Sekjen AJI Indonesia dilakukan oleh delegasi dalam kongres, pada Kongres 2024 pemilihan akan dilakukan secara langsung oleh seluruh anggota AJI yang sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Hanya saja, terpilihnya Ketum dan Sekjen AJI Indonesia ditentukan melalui perolehan suara elektoral, bukan suara terbanyak,” ujar Yoso.

Selain penetapan pasangan calon sekaligus pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon, dalam acara hybrid di Kantor AJI Indonesia itu digelar pula sosialisasi petunjuk teknis kampanye, yang dipandu anggota Panitia Pemilu AJI, Aryo Wisanggeni. Panitia Pemilu AJI turut mensosialisasikan tata cara pemilihan kepada seluruh anggota AJI.

Masa kampanye pasangan calon Ketum dan Sekjen AJI Indonesia dijadwalkan mulai 21 April 2024 sampai kongres nanti. Selama masa kampanye, empat paslon Ketum dan Sekjen AJI Indonesia antara lain akan menjalani pemaparan visi dan misi pada Ahad, 21 April 2024. Kemudian pada 27 April 2024, para paslon diberikan kesempatan untuk melakukan kampanye dialogis.

Sehari kemudian, 28 April 2024, empat paslon akan mengikuti debat kandidat. Selanjutnya pada 5 Mei 2024, sebelum waktu pemungutan suara, mereka wajib mengikuti kampanye di arena kongres di Palembang. Selain itu, paslon juga memiliki kesempatan melakukan kampanye mandiri dengan mengirimkan surat pemberitahuan kepada Panitia Pemilu AJI.[](nsy/ril)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya