LHOKSEUMAWE Ketua bersama anggota Panwaslih Lhokseumawe mendatangi kantor KIP setempat, Minggu, 30 Oktober 2016, menjelang siang. Panwaslih ingin menyerahkan rekomendasi terkait keputusan KIP tentang penetapan calon wali kota Rachmatsyah.
Pantauan portalsatu.com, ketua dan empat anggota Panwaslih Lhokseumawe tiba di kantor KIP sekitar pukul 11.10 WIB. Saat itu, di kantor KIP Lhokseumawe hanya ada seorang polisi yang bertugas menjaga keamanan.
Sekitar 15 menit kemudian, Ketua Panwaslih Lhokseumawe Muhamamd AH menelpon Ketua KIP Syahrir M. Daud. Muhammad menyampaikan kepada Syahrir alias Tengku Matang bahwa pihaknya ingin menyerahkan rekomendasi, namun di kantor KIP hanya ada petugas keamanan.
Seusai berkomunikasi dengan Tengku Matang, Muhammad AH kemudian menyerahkan rekomendasi Panwaslih kepada petugas keamanan untuk diteruskan ke Ketua KIP Lhokseumawe.
Komisioner KIP Lhokseumawe Yuswardi dihubungi portalsatu.com lewat telpon seluler mengatakan, pihaknya tetap masuk kantor hari ini. Kebetulan tadi (saat Panwaslih datang), kami ada kegiatan di luar kantor. Sekarang kami sudah di kantor semua, bertugas seperti biasa, kata dia, sekitar pukul 17.00 WIB.
Ketua dan anggota Panwaslih Lhokseumawe mendatangi kantor KIP seusai menggelar konferensi pers di Sekretariat Panwaslih setempat. Salah satu rekomendasi Panwaslih kepada KIP Lhokseumawe agar menerbitkan SK baru tentang penetapan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota dengan tidak memasukkan Rachmatsyah dan T. Noufal.
Panwaslih Kota Lhokseumawe mengeluarkan rekomendasi tersebut setelah melakukan kajian. (Baca: Ini Selengkapnya Hasil Kajian Sebagai Dasar Rekomendasi Panwaslih Tentang Rachmatsyah)[](idg)



