PEUDAWA – Pasukan Batalyon Infanteri Raider Khusus 111/Karma Bhakti melakukan serangan pembebasan tawanan yang menjadi markas persembunyian Gerakan Pengacau Keamanan, Selasa, 21 Juni 2016 sekitar pukul 02.00 WIB. Serangan tersebut dilakukan di 18 titik yang tersebar di wilayah Aceh Timur.
Dalam serangan itu, pasukan Raider berhasil membebaskan pejabat pemerintah daerah yang disekap pihak pemberontak di Gedung Olahraga Kota Idi. Pasukan mendobrak pintu GOR dengan peralatan tempur lengkap, yang disusul dengan aksi tembakan khas Raider menumpas GPK. Tawanan yang berhasil diselamatkan kemudian dijemput kendaraan taktis dalam hitungan menit.
Aksi pembebasan sandera ini merupakan skenario dari latihan Raid Pembebasan Tawanan (Raid Baswan) maupun Raid Pengancuran yang dilaksanakan di GOR Kota Idi, Aceh Timur. Operasi tersebut sangat mengutamakan kerahasiaan, kecepatan dan ketepatan sasaran. Sekonyong-konyongnya, aksi para Raider ini membuat kaget masyarakat yang melintas di GOR tersebut.
“Skenario latihan ini dalam rangka pembebasan tawanan, dilakukan secara tim dengan melibatkan sebanyak 21 orang anggota, dan dilaksanakan tersebar di 18 titik latihan dengan kegiatan yang sama di wilayah Aceh Timur,” ujar Danyonif Raider Khusus 111/KB Mayor Inf Muhammad Iqbal Lubis, yang ikut mengawasi langsung jalannya latihan di lokasi seperti rilis yang dikirim ke portalsatu.com.
Dia mengharapkan semua individu prajurit Raider Khusus 111 bisa mengambil ilmu serta pengalama dalam latihan kali ini. Selain itu, Muhammad Iqbal Lubis juga berharap satuan Raider Kodam Iskandar Muda bisa siap kapan dan dimana saja diperintahkan untuk menjalankan operasi yang sebenarnya.[]


