BANDA ACEH – Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry mengirimkan 10 pejabatnya untuk mendalami kemajuan pelayanan administrasi kepegawaian di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Banda Aceh. Kunjungan ini dalam rangka otimalisasi pelayanan publik di lingkup perguruan tinggi.
Rombongan tersebut dipimpin Kabag Kepegawaian, Asnidar, diterima langsung oleh Kepala BKPP Kota Banda Aceh Emila Sovayana, dan beberapa pejabat teknis lainnya di Aula Gedung BKPP Kota Banda Aceh, Kamis, 9 Juni 2016.
Dalam pertemuan ini, Asnidar memberikan apresiasi atas capaian kinerja BKPP Banda Aceh yang telah meraih BKN Award 2016.
Tentunya capaian prestasi ini patut kami pelajari dan kami adopsi terutama menyangkut aspek pelayanan yang menjadi ruang lingkup kewenangan Institusi. Mudah-mudahan ilmu yang kami dapatkan dari BKPP Kota Banda Aceh dapat kami realisasikan di lingkungan UIN Ar-Raniry, ujar Asnidar yang juga Peserta Diklat PIM III Angkatan 34 Pola Baru.
Lanjut Asnidar, pihaknya menilai pelayanan BKPP Kota Banda Aceh dalam mengelola Administrasi Kepegawaian sungguh luar biasa, dan ini terbukti di mana sistem yang dibangun berbasis teknologi Infomatika (IT), dirasakan manfaatnya oleh seluruh PNS di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.
Sementara Kepala BKPP Kota Banda Aceh, Dra. Emila Sovayana dalam sambutannya menjelaskan tentang beberapa produk unggulan BKPP yang kini mendapat lirikan Pusat dan kab/kota di Indonesia. Di antaranya, Banda Aceh Akademi (BAA), Sistem Informasi Kepegawaian (Simpeg online), e-Kinerja PNS, serta saat ini merka sedang membangun Aplikasi Kenaikan Pangkat Otomatis, yang dalam waktu dekat akan diluncurkan, sekaligus mempermudah pegawai dalam mengontrol kenaikan pangkat secara online.
Kalau memang ini baik bagi UIN, mudah-mudahan dapat diterapkan, terutama Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry, ujar Emila Sovayana melalui siaran pers.
Emila Sovayana juga menjelaskan, apa yang dilakukan oleh BKPP Banda Aceh merupakan bagian dari upaya optimalisasi pelayanan publik, dan tentunya tidak terlepas dari kerjasama tim yang solid dan efektif dalam menggerakkan organisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Emila Sovayana berkesempatan memaparkan langkah-langkah strategis yang terus dilakukan oleh BKPP Kota Banda Aceh bersama seluruh karyawan yang ada guna memperbaiki kualitas pelayanan publik.
Penghargaan bukan target utama, akan tetapi kita terus mendorong untuk melakukan pembenahan, ujarnya.
Sejak Tahun 2014, BKPP Kota Banda Aceh terus memberikan berbagai penghargaan kepada pegawai yang berprestasi baik dalam bentuk umrah, bonus uang pembinaan serta berbagai kesempatan diklat teknis bagi pegawai dil ingkungan Kota Banda Aceh. Upaya ke arah peningkatan kualitas SDM terus dilakukan dan mendapat dukungan maksimal dari Walikota Banda Aceh.
Tentu harus kami akui pasca pembentukan UPTB Penilaian Kinerja PNS atau lebih dikenal UPTB e-Kinerja PNS, BKPP terus kebanjiran tamu dari berbagai Instansi, baik kampus, lembaga peneliti, instansi emerintah maupun lembaga legislatif. Untuk itulah BKPP Banda Aceh harus senantiasa melakukan berbagai inovasi, katanya.[](rel)




