LHOKSUKON-  Aulia , pelajar SMP yang berasal dari  Dusun Dama Buleun, Desa Riseh Tunong, Kecamatan Sawang, Aceh Utara terbang ke Jakarta, untuk mengikuti program pertukaan pelajar se-Indonesia, Sabang-Merauke, dari Bandara Malikussaleh, Muara Batu, Jumat, 5 Agustus 2016.

“Aulia ikut dalam kegiatan tersebut setelah melewati tahapan seleksi dari berkas hingga wawancara, dengan kriteria penilaian  keterbukaan pemikiran terhadap toleransi dan keberagaman, paham akan pentingnya pendidikan, dan memiliki keinginan untuk berbagi dan berkontribusi bagi orang lain,” kata Arina Resyta, pengajar muda, Indonesia Mengajar, Jumat 5 Agustus 2016.

Arina menyebutkan ada 15 siswa (Anak Sabang Merauke) yang terpilih dari 1.123 siswa pada 24 provinsi dan 80 Kabupaten di Indonesia. Mereka akan dipertemukan pada 6-28 Agustus 2016, mereka akan tinggal dengan 15 keluarga angkat (Famili Sabang Merauke) serta didampingi oleh 15 mentor (Kakak Sabang Merauke).

“Anak saya bisa berangkat ke Jakarta saja sudah membanggakan. Inginnya ‘kan anak saya bisa melanjutkan sekolah. Mudah-mudahan dengan mengikuti ini (program SM) membuat dia mau lanjut sekolah sekaligus membuka rejeki ke depannya,” kata Zulkifli Usman, ayah Aulia.

Keberangkatan Aulia akan menjadi kebanggan keluarga dan juga Kabupaten Aceh Utara, mengingat pada pertukaran siswa Sabang Merauke ini tidak semua siswa bisa ikut dengan mudah. Harapannya, semua yang akan Aulia pelajari selama di Jakarta nanti bisa memberi motivasi dan inspirasi bagi lingkungannya.

Diketahui, tahun ini adalah ke-empat kalinya pelaksanaan program Sabang Merauke yang pada awalnya diinisiasi oleh alumni Pengajar Muda, Indonesia Mengajar dengan tujuan memertemukan siswa SMP dari berbagai daerah untuk bersama-sama saling mengenal dan bertukar kebudayaan.[](ihn)