Oleh: Taufik Sentana*

16 tahun telah lewat,
Sedang dukanya masih lekat membias di wajah,
Duka yang tersibak di waktu Dhuha
Yang menjadi musibah besar di abad kita.

Kejadian itu sangat sempurna
dalam menyibak tabir keberadaan kita
yang jauh berlari,
serta merta seakan semua terhenti,
memulai dari denyut pertama
dan menyongsong cerita besar kemudian.

Setelah 16 tahun terlewatkan,
Kita masih terus bergumul-menata peradaban
dengan segala bekal dan keterbatasan,
sementara arus besar dunia terus membanjir
melimpah ke ruang tidur kita.

Lihatlah kini,
apa yang kita impikan, apa yang kita bicarakan,
apa yang ditampilkan di koran koran berita?
Semua tentang warna kita
di  kanvas zaman
Warna pergumulan kita yang belum selesa
dan beberapa pelajaran yang masih belum dipahami.

*Banyak menulis puisi dan esai.