ACEH UTARA – PT Pema Global Energi (PGE) bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) menyerahkan santunan kepada 4.000 anak yatim yang berasal dari sejumlah kecamatan di Aceh Utara.
Santunan itu mulai diserahkan secara simbolis oleh General Manager PGE, Eppy Gustiawan kepada 30 anak yatim saat kegiatan buka puasa bersama dan seremoni serah terima fasilitas kondensat Point B di Point A, Nibong, Aceh Utara, Rabu, 5 April 2023.
Santunan tersebut diserahkan kepada para anak yatim dan lansia duafa di sejumlah kecamatan di ring 1 wilayah kerja PGE di Aceh Utara, dan beberapa wilayah yang sedang dilintasi kegiatan seismik. Di antaranya, Kecamatan Nibong, Tanah Luas, Syamtalira Aron, Matangkuli, Pirak Timu, Paya Bakong, Langkahan, Lhoksukon, Baktiya, Baktiya Barat, Kabupaten Aceh Utara, Kecamatan Madat, Aceh Timur, dan sejumlah kecamatan lainnya.
Field Manager PGE, Agung Widyantoro, melalui Eksternal Relations Coordinator PGE, Agus Salim, Ahad, 16 April 2023, menyebut santunan kepada 4.000 anak yatim itu bentuk rasa syukur PGE setelah hampir dua tahun mengelola Wilayah Kerja B dengan kinerja yang sangat baik dari segi operasi, produksi, dan tanpa kecelakaan kerja.
“Ini bentuk dari rasa syukur kami dengan saling berbagi kebahagiaan dengan para anak yatim dan duafa di sekitar wilayah operasi kami. Kita berharap ini bisa bermanfaat kepada mereka dalam merayakan hari raya Idulfitri beberapa hari ke depan,” kata Agus Salim.
Agus menambahkan saat ini PGE tengah melakukan tiga titik pengeboran eksplorasi dan seismik sehingga dengan adanya doa dari para anak yatim dan duafa akan mendatangkan hasil yang baik seperti yang diharapakan.
Sementara itu, Deputi Dukungan Bisnis BPMA, Afrul Wahyuni, menyampaikan BPMA sangat mendukung setiap kegiatan dilaksanakan PGE yang merupakan salah satu Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) berada di bawah kewenangan Aceh.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan positif seperti ini, karena dengan kegiatan positif ini tentu akan menciptakan citra baik PGE di masyarakat sekitar. Sehingga ke depan masyarakat akan mendukung sepenuhnya kegiatan-kegiatan, baik eksplorasi maupun eksploitasi migas yang dilakukan PGE di wilayah Aceh Utara dan sekitarnya,” ujar Afrul Wahyuni.[](*)



