BANDA ACEH Pemerintah Aceh akan mengambil langkah cepat untuk menyelesaikan permasalahan sengketa lahan antara masyarakat Desa Cot Rambong Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya dengan PT. Fajar Baizuri & Brothers.
Kita akan sama-sama mencari solusinya, ujar Muzakkar A. Gani, Asisten I Sekretariat Daerah Aceh saat menemui masyarakat Cot Rambong yang melakukan unjuk rasa di kantor Gubernur Aceh kemarin, Selasa, 9 Maret 2016.
Muzakkar meminta masyarakat untuk bersabar. Pemerintah akan segera mengundang pihak BPN, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, perwakilan masyarakat serta pihak perusahaan.
Kita akan mempelajari data serta dokumen yang ada dan kita akan bandingkan untuk kita ambil kesimpulan yang tebaik, ujar Muzakkar.
Kewenangan terhadap permasalah itu, kata Muzakkar, sebenarnya ada di tingkat kabupaten, dalam hal ini Bupati Nagan Raya.
“Kita dari Pemerintah Aceh hanya memfasilitasi. Kita akan turun ke sana, ujarnya.
Pemerintah, kata Muzakkar, akan konsisten sesuai dengan fungsinya, yaitu melindungi kepentingan rakyat. Terkait dengan permasalahan itu, pihaknya akan memacu untuk mempercepat proses penyelesaian. Tidak mungkin selesai hari ini. yang pasti butuh waktu. Langkah penyelesaian akan kita tempuh dalam bulan maret ini, ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Perkebunan Aceh, Muhammad Jailani Abu Bakar, mengatakan, bersama Pemerintah Aceh, akan segera duduk membahas hal itu dengan Pemerintah Daerah Nagan Raya, Dinas Perkebunan, BPN, perwakilan masyarakat dan perusahaan yang akan difasilitasi oleh Biro Pemerintahan dan Asisten Pemerintahan untuk mencari solusi permasalahan tersebut.
Kita akan cari jalan yang intinya saling menguntungkan. Kita minta masyarakat untuk tidak arogan, ujarnya.[](ihn)



