SAMALANGA – Santri dan dewan guru Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga, Bireuen, gotong royong memperbaiki jembatan gantung yang menghubungkan kawasan dayah itu dengan Gampong Namploh. Sebab, jembatan gantung itu rusak parah sehingga mengganggu transportasi pihak Dayah MUDI, Dayah Ummul Aiman, dan masyarakat sekitarnya.

“Jembatan gantung yang menghubungkan gampong di kawasan Masjid Raya, Dayah MUDI dan sekitarnya dengan Namploh rusak dan bolong, sehingga kami sangat prihatin dan mencoba untuk memperbaikinya,” ujar Teungku Mustafa Lamno, Kabag Humas Dayah MUDI Masjid Raya Samalanga, Kamis, 2 Maret 2017.

Alhamdulillah, atas kerja sama santri dan dewan guru, (arus transportasi melalui) jembatan gantung yang menghubungkan Masjid Raya dengan Gampong Namploh kembali normal,” kata putra Lamno itu.

Teungku Mustafa mengatakan, pemerintah seharusnya mengganti jembatan gantung itu dengan membangun jembatan permanen. Ini untuk memperlancar arus  transportasi kawasan dayah dan perkampungan masyarakat yang sering macet pada hari Jumat dan hari libur.

“Pemerintah hendaknya cepat tanggap dengan kondisi ini. Sudah 71 kemerdekaan tetapi pemerintah masih memandang ‘sebelah mata’ terhadap kondisi ini. Banyak anggota dewan di DPRA dan DPRK serta pejabat penting lainnya di pemerintahan, sehingga (kita harapkan) dapat merespon hal ini,” kata Teungku Mustafa.[]