SUBULUSSALAM – Para pemuda di Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam dilatih ilmu bela negara untuk membentengi generasi muda terhadap hal-hal negatif seperti aliran sesat dan radikalisme.
“Bela negara dilaksanakan setiap kampung yang ada dalam wilayah Kecamatan Longkib. Peserta masyarakat setempat, namun fokus dan sasaran kegiatan bela negara ini kepada para pemuda,” kata Danramil Longkib Kapten Inf Erwansyah, kepada wartawan, Minggu, 4 September 2016.
Ia mengatakan pemuda sebagai generasi masa depan, ujung tombak pembangunan baik tingkat kota, kecamatan maupun di tingkat kampung. Karena itu mereka harus dibekali ilmu bela negara dengan mendalami pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Karena selama ini semangat nasionalisme para pemuda sudah sangat luntur, sehingga perlu menguatkan kembali melalui kegiatan bela negara dan wawasan kebangsaan,” kata Erwansyah.
Ia menyebutkan salah satu tujuan bela negara untuk membangun mental para pemuda, sehingga rasa cinta mereka terhadap tanah air semakin bertambah dan bisa membentengi diri dari isu-isu negatif.
“Kegiatan bela negara tingkat kampung-kampung perdana dilaksanakan di Longkib menggunakan dana desa,” ungkapnya.
Ia menambahkan, awalnya ide dan gagasan untuk membuat kegiatan wawasan kebangsaan dan bela negara disampaikan oleh masyarakat kepada unsur muspika Longkib.
“Ini ide masyarakat, lalu disahuti oleh unsur muspika, alhamdulillah akhirnya program ini terwujud,” kata Erwansyah.[](ihn)
Laporan Dirman Bakongan



