KUALA SIMPANG – Aparatur Kampung Selamat, Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang menggelar Pelatihan Kewirausahaan Pemuda dengan menggunakan Alokasi Dana Gampong Tahun 2015.

Dalam sambutannya, Datok Penghulu Kampung Selamat, Ponem, mengatakan pelatihan tersebut untuk meningkatkan minat dan motivasi pemuda untuk terjun kedunia wirausaha. Pelatihan berlangsung selama dua hari dan diikuti sedikitnya 15 orang pemuda pemudi dalam lingkungan Kampung Selamat.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan Motivasi Pemuda ke dunia usaha.  Dan alhamdulillah antusias sangat tinggi,” kata Ponem melalui siaran pers yang diterima portalsatu.com, Rabu 10 Februari 2016.

Kegiatan yang dibuka oleh Camat Tenggulun Zulfiqar, SP tersebut mendatangkan narasumber Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Aceh Tamiang Zulfikar, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Bina Insan Madani (LSM-BIM) Muhammad Yunansyah dan Iptu. T. Rajak Danpos Polsek Simpang Kiri.

“Kegiatan ini sangat kita dukung dengan harapan setelah mengikuti pelatihan ini akan lahir pemuda yang peduli dengan usaha sehingga pemuda mampu menciptakan lapangan kerja yang baru,” kata Zulfiqar.

Ketua Dekopinda Aceh Tamiang Zulfikar mengatakan, program peningkatan peran kewirausahaan pemuda merupakan salah satu program yang diselenggarakan untuk kepedulian pemuda terhadap dunia usaha.

“Melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kopetensi para pemuda serta memperluas peran wirausaha muda dalam mengembangkan kewirausahaan pemuda,” kata Zulfikar.

Zulfikar menambahkan, tujuan pelatihan kewirausahaan pemuda ini selain meningkatkan minat dan motivasi tapi juga meningkatkan pengetahuan, keterampilan dalam berbagai aspek pengembangan dan perluasan skala usaha. Selain itu, berkuranganya pengangguran di kalangan pemuda dan berkembangnya perekonomian daerah melalui aktivitas kewirausahaan yang dikembangkan oleh pemuda.

Sementara itu Muhammad Yunansyah dalam materinya Peran Pemuda dalam Pembangunan, mengatakan kegiatan pemuda adalah generasi penerus bangsa untuk melanjutkan pembangunan baik itu untuk tingkat kampung, kecamatan, kabupaten.

“Pemuda merupakan ujung tombak pembangunan, peran serta pemuda sangat diharapkan untuk mendongkrak laju pembangunan. Dengan kegiatan ini akan lahir tokoh pemuda yang membangun daerahnya,” kata Yunan.[]