LHOKSEUMAWE – Hingga sore tadi tim SAR Aceh Utara bersama anggota marinir, pol Airud dan Tagana Lhokseumawe masih belum menemukan Abdul Muthaleb. Nelayan asal Blang Cut, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe ini hilang ditelan ombak saat menjaring ikan pada Sabtu dini hari.
Jenazah Abdul Muthaleb belum kita temukan. Untuk hari ini telah kita cari mulai pagi hingga siang tadi. Awalnya usai siang terus kita lakukan pencarian namun cuaca tidak memungkinkan. Angin sangat kencang dan gelombang laut pun sangat kuat sehingga menghambat pencarian, kata Samsul Bahri, Ketua Tagana Lhokseumawe dihubungi portalsatu.com, Minggu malam, 30 Oktober 2016.
Samsul menambahkan pihaknya akan melanjutkan pencarian keesokan harinya lagi sehingga jasad Abdul Muthaleb bisa segera ditemukan. (Baca: Terseret Saat Melepas Jaring, Abdul Muthaleb Hilang di Perairan Lhokseumawe)
Besok akan kita lanjutkan lagi. Semoga cuacanya bagus dan gelombangnya tidak kuat sehingga proses pencarian lancar, tambah Samsul.
Samsul juga menyebutkan untuk malam ini para nelayan yang melaut juga akan membantu mencari keberadaan jasad Abdul Muthaleb di tengah laut.
Ada beberapa kapal yang mencari malam ini, sambilan mereka melaut. Kan kapal besar ada lampu sorotnya sehingga jika jasad Abdul Muthaleb terapung bisa dievakuasi oleh mereka, kata Samsul.[]


