Minggu, Juni 23, 2024

Jelang Pilkada Subulussalam, Fajri...

SUBULUSSALAM - Komunikasi elit partai politik jelang Pilkada Subulussalam mulai terlihat intens. Terbaru,...

Jemaah Haji Aceh Dipulangkan...

BANDA ACEH – Jemaah Haji Debarkasi Aceh (BTJ) akan dipulangkan dari Arab Saudi...

Kapolsek Baru Bongkar Sabu...

LHOKSEUMAWE - Kapolsek Dewantara Ipda Fadhulillah bersama anggotanya berhasil menangkap pemuda berinisial MM...

Pilkada Subulussalam: Resmi Daftar...

SUBULUSSALAM - Bakal Calon Wali Kota Subulussalam, Fajri Munthe menyerahkan berkas pendaftaran sebagai...
BerandaNewsPengacara Bantah Ahmadinejad...

Pengacara Bantah Ahmadinejad Ditangkap

TEHERAN – Pengacara mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, membantah kabar yang diberitakan Pan-Arab Asharq Al-Awsatmengenai penangkapan kliennya pada Minggu, 7 Januari 2018.

Menurut laman Egypt Today, kabar mengenai penangkapan Ahmadinejad menyebar usai diberitakan ulang Daily Mail. Dalam kabar itu, Ahmadinejad disebut telah menghasut demonstran dan memunculkan kekacauan di Iran.

“Berita tentang penangkapan Ahmadinejad salah. Ikuti berita yang benar dari sumber yang dapat dipercaya,” kata pengacara Ahmadinejad.

Sejak 27 Desember 2017, warga Iran turun ke jalan di Masyhad untuk memprotes perekonomian yang lambat, meningkatnya pengangguran, dan kenaikan harga dan korupsi.

Demonstrasi mengenai masalah ekonomi itu berubah cepat menjadi ekspresi kemarahan terhadap pemerintahan Presiden Hassan Raouhani.

Polisi mencegah aksi demonstrasi besar-besaran menggunakan gas air mata dan semprotan air untuk membubarkan massa demonstran di Teheran, Iran. Demonstran memekikkan slogan untuk menjatuhkan rezim teokrasi Iran.

Demonstrasi ini dianggap sebagai kerusuhan terbesar di Iran dalam hampir satu dekade. Sebanyak 21 orang tewas dalam demonstrasi ini.

Dewan Nasional Perlawanan Iran (NCRI) mengeluarkan sebuah pernyataan pada hari Jumat, 5 Januari 2018 bahwa rezim Iran telah memblokir jejaring sosial di Iran sejak hari-hari pertama “pemberontakan”, memotong jalur internet sepenuhnya di beberapa daerah dan menerapkan pembatasan yang ketat. [] Sumber: dream.co.id

Baca juga: