BANDA ACEH – Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra Aceh mengunjungi Panti Jompo Rumoh Geunaseh Sayang Ulee Kareng, Jumat, 5 Februari 2016, sekitar pukul 15.00 WIB.
Kujungan ini rangkaian peringatan HUT ke-8 Gerindra.

Ketua DPD Gerindra Aceh Ir. H. T.A. Khalid, M.M.,  dalam sambutannya menyampaikan kepada penghuni panti bahwa kunjungannya bersama pengurus Gerindra lainnya merupakan bagian dari nilai perhatian partai ini kepada para orang tua. “Kami di sini hadir untuk melihat langsung kondisi real orang tua-orang tua kami yang dititipkan ataupun yang ditampung di panti,” katanya.

Kepala Panti Jompo RGS Ulee Kareng diwakli Kasie Pelayanan Drs. Taryusni Adam dalam pidato penyambutannya menyampaikan sejumlah keluhan. Di antaranya, kondisi air sumur yang keruh sehingga saat suplai PDAM macet membuat warga panti sangat susah. Pasalnya, air salah satu kebutuhan penting setiap hari. Selain itu, transportasi panti yang ada hanya mobil ambulans satu unit. Ambulans itu bukan hanya digunakan untuk mengantar orang sakit dan meninggal, tapi juga digunakan untuk keperluan belanja dan mengunjungi keluarga panti.

Berikutnya, ia juga mengeluhkan tentang biaya kesehatan bagi pengunghuni panti yang tidak memiliki BPJS karena mereka yang ditampung tidak punya KTP. Ketiga persoalan  tersebut langsung disahuti TA Khalid.

“Hari ini saya datang kemari atas nama Partai Gerindra, sehingga bersama saya juga turut hadir anggota DPRA dari Partai Gerindra Aceh yaitu Drs. H. Abdurahman Ahmad yang juga Ketua Fraksi Gerindra-PKS di DPRA. Maka keluhan dan harapan pimpinan Panti Jompo RGS dapat langsung saya minta Pak Abdurrahman agar segera mengadvokasi ketiga hal yang dikeluhkan tadi kepada Pemerintah Aceh,” kata TA Khalid.

Dalam kunjungan ini Gerindra Aceh turut memberikan bantuan dan bungoeng jaroe kepada seluruh orang tua jompo penghuni panti. “Walaupun nilainya tidak seberapa, tapi minimal dapat bermamfaat,” imbuh TA Khalid.

TA Khalid juga berpesan kepada penghuni panti agar selalu menjaga kesehatan dan meningkatkan kegiatan ibadah. “Kita semua harus selalu ingat dan sadar bahwa hidup ini adalah perjalanan singkat menuju akhirat yang kekal abadi. Maka semua kita jangan lalai,” ujarnya.[]