BANDA ACEH – Asosiasi Laundry Indonesia (ASLI) menggelar seminar bertajuk “Kupas Tuntas Usaha Bisnis Laundry dari A-Z”. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan Musyawarah Daerah (MUSDA) I ASLI Provinsi Aceh. Acara seminar mengenai seluk beluk bisnis laundry tersebut berlangsung di Grand Lambhuk Hotel, Rabu, 27 Juli 2016.

Ketua DPP ASLI, Apik Pramadia, mengatakan ASLI hadir berkat semangat bersama untuk bermusyawarah menyoal tentang permasalahan di dunia usaha laundry.

“Pertama sekali berawal dari media sosial Facebook (FB), dengan grup media sosial tersebut sesama pengusaha sharing permasalahan yang dihadapi,” ujar Apik Pramadia.

Dia mengatakan setelah beberapa pengusaha laundry sering “kopi darat”, maka timbullah ide membentuk organisasi yang nyata tanpa harus bermusyawarah di dunia maya. “Akhirnya asosiasi laundry didaftarkan legal pada 26 Agustus 2015,” kata Apik Pramadia.

Setelah terdaftar secara legal, Kementerian Koperasi dan UKM kemudian mendorong organisasi ini untuk mengadakan Munas. Tujuannya untuk menentukan pengurus resmi DPP ASLI dan segera menggelar Musda. “Dan ASLI adalah satu-satunya organisasi laundry yang ada di Indonesia,” katanya.

Apik mengatakan hingga saat ini sudah ada 15 provinsi yang bergabung dengan asosiasi pengusaha laundry tersebut. Sementara untuk Aceh, Musda yang digelar hari ini merupakan kali keenam setelah Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Barat, dan Papua.

Koordinator Wilayah ASLI Aceh, Ubaidillah, mengatakan ASLI adalah organisasi yang menyatukan pengusaha laundry di Aceh. “Khususnya perihal persoalan yang dihadapi pengusaha laundry,” kata Ubaidillah.

Ubaidillah mengatakan terdapat 400 pengusaha laundry di Banda Aceh. Namun hanya 150 orang pengusaha laundry yang baru teregister di ASLI.

Selain seminar, Ubaidillah mengatakan Musda pertama ASLI Aceh ini sekaligus memilih Ketua DPD, yang nantinya akan dikukuhkan oleh Ketua DPP ASLI.

“Seminar laundry diisi oleh dua narasumber yaitu Andi Rahmat membahas tentang manajemen dan mengembangkan bisnis laundry, sedangkan Setiawan Sudarno membahas tentang cara mencuci sofa dan spring bed,” katanya.[](bna)