Senin, Juli 22, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaPentas Seni Panggung...

Pentas Seni Panggung Demokrasi akan Digelar di Banda Aceh

BANDA ACEH – Sejumlah organisasi masyarakat dan kepemudaan akan menyelenggarakan Pentas Seni Panggung Demokrasi untuk mendukung pilkada damai di Aceh, Minggu, 5 Februari 2017, di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh.

Zubaidah Azwan, penanggung jawab kegiatan itu saat konferensi pers di Banda Aceh, Kamis, 2 Februari 2017, mengatakan, kegiatan ini bentuk kerja sama antara beberapa lembaga serta seniman di Aceh.

“Kegiatan ini dibentuk oleh sejumlah pekerja seni, budayawan, organisasi masyarakat dan kepemudaan bekerja sama dengan Fraksi Pilkada, Ikaboga Aceh, dan Penteue Aceh,” kata Zubaidah Azwan.

Acara tersebut nantinya akan diisi beberapa atraksi serta penampilan kesenian dari seniman, musisi, dan budayawan. “Seperti senam jantung sehat, cooking party, rapai, barongsai, seudati, likok pulo dan penampilan beberapa band serta musisi dari Amoba, Semuka, Rafli Kande, Afterback, HNS Bead Box, Laskar Merah Putih, Veranda, Arfent 65, dan akan ditutup dengan ikrar serta doa,” kata Zubaidah Azwan.

Zubaidah Azwan menjelaskan, dalam kegiatan cooking party nantinya yang menjadi peserta adalah para pasangan calon (paslon), penyelenggara, dan pengawas Pilkada Aceh.

“Nanti mereka akan diberi seperangkat alat masak beserta keperluan dapur yang nantinya akan dipandu oleh Ketua DPD Ikaboga Aceh, Ibu Hj. Ismaniar,” kata Zubaidah Azwan.

Jamal Abdullah, Ketua Komunitas Penteue Aceh dan konseptor acara tersebut mengatakan kegiatan ini merupakan bukti para seniman juga peduli dengan kondisi politik Aceh.

“Kami seniman juga peduli dengan kondisi politik Aceh hari ini. Kami menginginkan lahirnya pemimpin dalam sebuah kondisi yang demokratis dan damai,” kata Jamal Abdullah.[]

Muhammad Saifullah

Baca juga: