SUKA MAKMUE – Perawat pasien terkait Covid-19 di RSUD Nagan Raya hingga kini mengaku belum menerima insentif apa pun dari manajemen rumah sakit setempat meski sudah hampir sebulan bekerja melaksanakan tugas kemanusiaan.
“Sampai hari ini, kami tidak pernah mendapatkan bantuan apa-apa, kecuali dua buah susu steril murni, itu pun hanya sekali,” kata seorang perwakilan perawat pasien Covid-19 RSUD Nagan Raya, Tria, di Suka Makmue, Ibu Kota Kabupaten Nagan Raya, Kamis, 30 April 2020, malam.
Sepengetahuan mereka, banyak bantuan diberikan sejumlah donatur dan kalangan dermawan yang dikhususkan untuk paramedis menangani pasien Covid-19. Akan tetapi, mereka mengaku belum mendapatkan perhatian apa pun dari manajemen rumah sakit terhadap tugas kemanusiaan yang mereka lakukan selama ini.
“Padahal kami juga punya keluarga, punya anak di rumah. Kalau kami kenapa-kenapa, bagaimana nasib anak dan keluarga,” katanya.
Dia mengaku, selama bertugas bersama sejumlah rekannya hanya menerima pinjaman uang jerih payah dari manajemen rumah sakit senilai Rp1 juta/orang menjelang hari tradisi “meugang” menyambut bulan suci Ramadan 1441 Hijriah. Uang tersebut, kata dia, sifatnya hanya sebagai pinjaman saja dan nanti akan dipotong ketika mereka mendapatkan uang jasa atau insentif.
“Kami hanya berharap diperhatikan layaknya paramedis lainnya di Tanah air. Tugas yang kami jalankan ini berat, tolong jangan abaikan hak kami,” kata beberapa perawat.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Sultan Iskandar Muda, Nagan Raya, dr. Arfandi Bukit yang dikonfirmasi secara terpisah mengatakan sampai saat ini paramedis yang melaksanakan tugas penanganan pasien Covid-19 baru bekerja belum penuh satu bulan, atau kurang lebih baru bekerja setelah pekan pertama April 2020. “Kalau untuk jasa teman-teman perawat sudah dapat jasa dari klaim BPJS bulan November 2019,” katanya.
Namun, kata dia, kalau untuk jasa Covid-19 masih ada proses dan tidak bisa langsung mendapatkan jasa, apalagi baru beberapa pekan bertugas. “Teman-teman bersabar dulu. Kalau sudah 'clear' semuanya (aturan dan alur Covid-19), termasuk insentifnya berapa, pasti akan diberikan,” ucap Arfandi Bukit.
Reporter: Teuku Dedi Iskandar.[]Sumber: antaranews.com



