BANDA ACEH – Alumni Sarjana Mengajar di Daerah Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (SM3T) dan Program Pendidikan Guru Terpadu (PPGT) Aceh, melakukan kegiatan edukasi literasi selama dua hari serta menyalurkan donasi seribu buku di SMP Negeri Satu Atap Alue Keujrun Kluet Tengah, Aceh Selatan.

Ketua Masyarakat SM-3T Institute Aceh, Muzakkir S.Pd Gr, mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk tindakan langsung untuk memajukan pendidikan dan budaya literasi kepada masyarakat di pedalaman Indonesia, khususnya Aceh.

“Kegiatan ini kami lakukan dikarenakan keprihatinan di dunia pendidikan, di zaman yang sudah modern seperti saat ini tapi masih ada sekolah yang belum memiliki buku pelajaran dan buku non pelajaran,” kata Muzakkir kepada portalsatu.com/, Rabu, 22 November 2017.

Dia juga mengungkapkan, pemberian buku ke sekolah-sekolah di pedalaman sangat diperlukan untuk pemerataan pendidikan di daerah. Selain itu, buku yang mereka berikan merupakan sumbangan dari masyarakat Aceh, yang sebelumnya telah mendonasikan melalui mereka.

“Padahal itu sangat dibutuhkan dalam proses belajar mengajar, buku yang kami bawa hari ini adalah sumbangan dari teman-teman, warga Aceh yang peduli akan pendidikan ini,” katanya.

Muzakir juga menceritakan bagaimana perjalanan mereka sampai ke lokasi SMP Negeri Satu Atap, yang letaknya jauh dari ibu kota provinsi itu, hanya untuk menyalurkan bantuan yang merupakan amanah dari masyarakat.

“Kami menempuh perjalanan darat sekitar 12 jam, kemudian kami harus menempuh perjalanan mengarungi sungai sekitar tiga jam, untuk menuju ke lokasi sekolah sasaran. Itupun dengan menggunakan perahu sederhana yang hanya bisa dinaiki maksimal delapan orang, tanpa ada beban bawaan yang berat,” jelas Muzakkir.

“Setelah dari pelabuhan, kami langsung terputus komunikasi, di Desa Alue Keujrun kami bermalam selama dua malam dan kami tidak bisa berkomunikasi lagi selain warga desa di sini karena tidak ada sinyal di tempat tujuan kami kali ini.”

Sesampai di lokasi, Sabtu, 18 November 2017 lalu, para Alumni SM3T dan PPGT Aceh tersebut melakukan berbagai kegiatan, seperti kegiatan edukasi di SMP Negeri Satu Atap Alue Keujrun, penyerahan seribu buku, penyerahan pustaka mini dari masyarakat SM-3T Institute Aceh, serta bantuan tas dari kerja sama Yayasan Tungga Dewi Fondations.

Kedatatangan Alumni SM3T dan PPGT Aceh disambut baik oleh Kepala Sekolah SMP Negeri Satu Atap Alue Keujrun. Dia sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan dan mengatakan apa yang telah dilakukan oleh para almuni tersebut sangat bermanfaat bagi pendidikan di pedalaman.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi sekolah kami, kami sangat bersyukur alumni SM-3T Aceh melihat keadaan sekolah kami, terima kasih atas bantuan seribu buku, bantuan rak buku, serta bantuan tas untuk siswa-siswi di sini. Semoga semua bantuan ini bermanfaat untuk sekolah kami yang berada jauh dari ibu kota,” ujarp Kepala Sekolah SMP Negeri Satu Atap Alue Keujrun seperti ditirukan Muzakir.

“Semoga kegiatan teman-teman alumni SM-3T dan PPGT Aceh ini bermanfaat untuk khalayak ramai terutama di bidang pendidikan, khususnya pendidikan di daerah terpencil, dan terus bisa bahu membahu untuk memajukan pendidikan di Indonesia ini, untuk menuju Indonesia emas nantinya,” katanya.[]