Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
BerandaNewsPertamina EP Optimalkan...

Pertamina EP Optimalkan Rig Lawas di Aceh

Jakarta — PT Pertamina EP Aset I Field Rantau mengoperasikan kembali rig FC III milik perusahaan yang berlokasi di sumur R-15 Desa Kebun Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang. Digunakannya kembali rig buatan 1979 yang sudah satu tahun tidak aktif tersebut demi mengoptimalkan upaya efisiensi di tengah rendahnya harga minyak.

Agus Amperianto, Rantau Field Manager Pertamina EP mengatakan dengan aktifnya rig FC III, Pertamina bisa menghemat biaya sewa rig sampai 40 persen.

“Sesudah rig FC III beroperasi, kami hanya menyewa dua rig saja dari PT Pertamina Drilling Service Indonesia (PDSI) dan PT Ekspan Petrogas Intranusa (EPI),” ujar Agus dalam siaran pers, dikutip Kamis (4/2).

Sebelum memutuskan akan menggunakan kembali rig FC III, Pertamina EP menyewa dua rig milik PDSI dan satu milik EPI.

Menurut Agus setelah FC III selesai diperbaiki, rig tersebut akan digunakan untuk aktivitas reparasi (cuci ulang) sekitar 70-80 sumur yang ada di field Rantau.

Tahun ini, field Rantau ditargetkan memproduksikan minyak sebanyak 3.165 barel minyak per hari (BOPD). Kisaran produksi mencapai 3.084 BOPD year to date atau 97,4 persen dari target. Sementara target Pertamina EP Aset I tahun ini sebesar 16.192 BOPD.

Sementara sepanjang 2015, field Rantau memproduksi minyak 2.972 BOPD atau 99,02 persen dari target 3.001 BOPD. Sementara produksi Pertamina EP Aset I sebesar 16.274 BOPD atau 93,28 persen dari target 17.446 BOPD.

“Kami yakin dengan optimalisasi peralatan yang ada, kami bisa menjalankan strategi prioritas yang sudah ditetapkan oleh perusahaan,” jelasnya.[] Sumber: cnnindonesia.com

Baca juga: