MEDAN– Menjelang puncak arus balik Idulfitri 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan kesiapan penuh layanan dan distribusi energi demi menjaga kenyamanan masyarakat.

Kesiapan ini ditinjau langsung oleh Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Mahmud Azhar Lubis, saat melakukan kunjungan ke SPBU COCO 11.201.101 dan Fuel Terminal Medan Group, Sabtu, 28 Maret 2026.

Dalam kunjungannya, Mahmud meninjau operasional SPBU sebagai salah satu titik vital layanan energi bagi masyarakat. Ia memastikan pelayanan berjalan optimal, mulai dari kesiapan petugas hingga kondisi sarana dan fasilitas pendukung.

“Kami melihat kesiapan layanan di SPBU maupun infrastruktur di Fuel Terminal telah berjalan dengan baik. Sarana dan fasilitas yang tersedia juga sangat mendukung kelancaran distribusi energi, sehingga kebutuhan masyarakat saat arus balik dapat terpenuhi secara optimal,” ujar Mahmud, Sabtu.

Tidak hanya itu, rombongan juga mengecek langsung Fuel Terminal Medan Group untuk memastikan seluruh proses distribusi BBM mulai dari penerimaan, penyimpanan, hingga penyaluran berjalan lancar tanpa hambatan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga pasokan energi selama periode mobilitas tinggi.

“Pertamina terus mengoptimalkan kesiapan operasional, memastikan stok BBM tetap aman, serta memperkuat koordinasi lintas fungsi agar distribusi energi berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” kata Fahrougi.

Selain penguatan internal, Pertamina Patra Niaga juga aktif berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan tidak ada gangguan pasokan selama arus balik Lebaran.

“Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional, sekaligus memastikan pelayanan publik tetap prima di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat,” ungkap Fahrougi.

Fahrougi menambahkan, melalui sinergi yang kuat antara pemerintah dan Pertamina, diharapkan distribusi energi tetap terjaga dan masyarakat dapat menjalani arus balik dengan aman dan nyaman.[]