JAKARTA – Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak pemimpin Aceh untuk meneladani sifat Nabi Muhammad SAW dalam membangun Aceh. Hal itu disampaikan SBY saat memberi sambutan dalam acara peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, yang diselenggarakan Yayasan Sirajul Mudhi bersama Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) di Aula Serbaguna Perumahan DPR-RI Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu 6 Februari 2016.
“Dalam perjalanan Rasulullah SAW mimimpin hijrah, memimpin pemerintahan Madinah selalu mengedepankan perdamaian dan tidak saling sikut. Hal itu sangat relevan untuk kita teladani, demi kemajuan Aceh ke depan,” kata SBY.
Selain itu, ia juga meminta agar pemimpin Aceh jangan melakukan kemundurun, tapi perlu kemajuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.
“Semua pemimpin Aceh jangan melakukan kemundurun, tapi kemajuan demi kemajuan demi kesejahteraan masyarakat Aceh agar taraf hidup masyarakat Aceh lebih baik,” kata SBY.
Menurutnya, hal tersebut penting dilakukan agar bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat Aceh dari segi ekonomi, pendidikan dan kesehatannya demi terciptanya Aceh yang adil, damai dan sejahtera.
“Diperlukan dukungan pemerintah yang berkelanjutan untuk menjadikan Aceh yang damai, adil dan sejahtera, tentunya peran ulama Aceh juga sangat penting,” kata Ketua Umum DPP Partai Demokrat ini.
SBY juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Aceh jika ada yang tidak terwujud pada saat ia memimpin. “Mohon sampaikan salam permintaan maaf kepada masyarakat Aceh jika ada yang tidak terwujud pada saat pemerintahan SBY dulu. Semoga masyarakat Aceh selalu dalam lindungan Allah SWT,” kata SBY
Ia mengatakan, menjelang berakhir masa kepemimpinannya pada tahun 2014 lalu, ia belum sempat berpamitan kepada masyarakat Aceh secara resmi.
Dalam siaran pers yang diterima portalsatu.com dikatakan, acara itu juga dihadiri Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf. Pada kesempatan itu Muzakir Manaf saat memberikan sambutannya meminta dukungan dan restu dari SBY untuk maju sebagai calon gubernur Aceh periode 2017-2022.
Bersama ini saya sampaikan kepada Bapak SBY, bahwa saya akan maju sebagai Cagub Aceh demi kemajuan provinsi Aceh Ke depan. Saya minta, tidak hanya dukungan bapak sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, tetapi juga doa dan restu Pak SBY sebagai tokoh perdamaian Aceh, ujar Mualem.[]




