SUBULUSSALAM – Tiga ruang belajar Pondok Pesantren Raudhatul Jannah di Kampung Suka Makmur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, rata dengan tanah setelah dilalap si jago merah dalam musibah kebakaran yang terjadi, Minggu, 2 April 2017 sekira pukul 04.30 WIB.

Si jago merah juga menghanguskan tiga ruang kantin, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Akibat kebakaran tersebut, Pesantren Raudhatul Jannah merugi hingga Rp250 juta. 

Kapolres Aceh Singkil, AKBP Ian Rizkian Miliyardin, SIK, melalui Kapolsek Simpang Kiri, AKP Dede Kurniawan, SIK, kepada portalsatu.com mengatakan, peristiwa kebakaran ini awalnya diketahui beberapa santri yang ingin melaksanakan salat subuh.

Melihat api menyala di ruang belajar, para santri memanggil Nasrullah, salah seorang tenaga pengajar, untuk memberitahukan kejadian tersebut. Nasrullah kemudian membangunkan seluruh santri untuk membantu memadamkan api.

Sekitar pukul 05.30 WIB, tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Akhirnya api berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet ke ruang lain.

Wali Kota Subulussalam, H Merah Sakti SH, Wakil Wali Kota, Drs Salmaza, Sekda H Damhuri SP MM  juga turun ke lokasi kebakaran sekitar pukul 08.30 WIB.

Merah Sakti meminta para santri agar tabah menghadapi cobaan dan tidak saling mencurigai terkait kejadian tersebut, biarkan pihak kepolisian melakukan penyelidikan.

Untuk penanganan ruang belajar yang telah rusak akibat terbakar, Merah Sakti berjanji akan dianggarkan pembangunan kembali ponpes tersebut pada perubahan APBK-P 2017 mendatang.

“Kita harus sabar menghadapi cobaan, dan kita tidak boleh berprasangka buruk terhadap musibah kebakaran ini,” kata Sakti.

Dalam kesempatan itu juga, Merah Sakti memberikan bantuan uang senilai Rp5 juta. Di lokasi kejadian juga sudah terlihat tenda darurat yang sudah didirikan oleh BPBD Kota Subulussalam.[]