CALANG – Hutan mangrove di Desa Baroe, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya, kini menjadi salah satu objek wisata alam yang mulai menyedot ramai wisatawan lokal. Ekoturisme itu penuh pesona. Pengunjung dapat menikmati suasana sejuk dan melihat burung-burung turun dari pohon bakau mencari ikan. Selain itu, wisatawan juga bisa membaca buku-buku dari pustaka mini di tengah hutan bakau tersebut.
Selain memiliki daya pikat, lokasi ekoturisme tersebut sangat strategis, tepi jalan Meulaboh-Banda Aceh. Itulah sebabnya, sejak awal tahun 2021 ini, banyak warga Aceh Barat, Nagan Raya dan sekitarnya bertamasya ke tempat itu.

“Kami sangat bahagia sampai di tempat ini. Kita tak perlu jauh-jauh untuk mendapatkan pemandangan yang indah dan suasana yang nyaman. Di hutan mangrove ini juga ada pustaka mini, sehingga warga bisa membaca berbagai buku,” kata Yusninandar, warga Aceh Barat, Sabtu, 6 Februari 2021.
Wisatawan juga bisa menikmati alam sekitar dengan menumpang perahu disediakan pengelola ekoturisme itu. ”Saya sebelum datang ke sini sangat penasaran dengan eko-wisata ini, ternyata memang benar, sangat indah tempatnya,” ucap Yusninandar.[](Azhar Sigege)



