LHOKSEUMAWE – Benda yang diduga bom rakitan masa konflik ditemukan di Desa Kereusek, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Jumat, 11 November 2016. Informasi yang diterima, benda tersebut ditemukam sekitar pukul 10.00 WIB di halaman belakang rumah Cut Nur Hasanah, 32 tahun.
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman, melalui Kapolsek Kuta Makmur, AKP Erpansyah, mengatakan bom rakitan tersebut pertama kali ditemukan oleh Rasyidin, 28 tahun. Pria yang berprofesi sebagai petani ini sedang membersihkan kebun yang terletak tepat di belakang rumah Cut Nur Hasanah.
Saat itu dia melihat sebuah benda mencurigakan berbentuk pipa yang tertutup kain kusam. Mengetahui hal itu, warga pun melaporkan penemuan tersebut ke Mapolsek Kuta Makmur.
“Setelah mendapatkan informasi tersebut, personil Polres Lhokseumawe langsung menuju TKP dan memasang police line sambil menunggu tim Jibom Den B Jeulikat Polda Aceh tiba,” kata Erpansyah, Jumat, 11 November 2016.
Erfansyah menyebutkan Tim Jibom yang dipimpin Aiptu Asep tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka kemudian mengevakuasi bom rakitan sisa konflik tersebut ke Mako Brimob Den B Jeulikat Polda Aceh di Lhokseumawe.
Hasil pemeriksaan awal diketahui bom ini terbuat dari pipa tabung berukuran panjang 60 cm dan diameter 15 cm, dengan berat 5 Kg.
“Barang bukti (BB) bom rakitan sisa konflik tersebut diamankan oleh Tim Jibom den B Jeulekat,” kata Erpansyah.[]



