SAWANG – Ketua KPA Pase, Teungku Ni, meminta masyarakat Sawang untuk memilih kandidat bupati dan gubernur yang diusung Partai Aceh.

Nyan peunutoh. Geutanyoe sepaket. Untuk provinsi, Mualem dan untuk Aceh Utara adalah Cekmad dan Sidompeng,” kata Teungku Ni dalam sambutannya pada acara pengukuhan Tim Pemenangan Partai Aceh di Sawang, Rabu, 4 Januari 2016 malam.

Di sisi lain, mantan kombatan GAM ini mengatakan bahwa membangun Aceh membutuhkan waktu. Dia kemudian mencontohkan negara Malaysia yang kini maju.

“Malaysia butuh waktu yang lama untuk membangun. Demikian juga dengan Aceh. Kita butuh waktu untuk merealisasikan butir butir MoU Helsinki,” kata Teungku Ni.

Saat ini, kata Teungku Ni, banyak perjanjian MoU Helsinki yang belum terealisasi. Salah satunya adalah bendera dan lambang Aceh.

Saat nyoe bendera yang dipasang bak baje mantong dicopot. Ureung yang pakai dan peuget ditangkap. Kilang-kilang disita. Nyan yang ka jelas. Padahal nyan ka jelas,” ujar Teungku Ni.

Teungku Ni mengajak seluruh warga Aceh Utara, khususnya Sawang, untuk bersatu dalam memenangkan kandidat yang diusung Partai Aceh kedepan. 

Tanyoe peurele meusaboh. Meunyoe neulake peunutoh, malam nyoe kana peunutoh. Neupileh kandidat yang diusung Partai Aceh,” ujar Teungku Ni.[]