Minggu, Juni 23, 2024

Jelang Pilkada Subulussalam, Fajri...

SUBULUSSALAM - Komunikasi elit partai politik jelang Pilkada Subulussalam mulai terlihat intens. Terbaru,...

Jemaah Haji Aceh Dipulangkan...

BANDA ACEH – Jemaah Haji Debarkasi Aceh (BTJ) akan dipulangkan dari Arab Saudi...

Kapolsek Baru Bongkar Sabu...

LHOKSEUMAWE - Kapolsek Dewantara Ipda Fadhulillah bersama anggotanya berhasil menangkap pemuda berinisial MM...

Pilkada Subulussalam: Resmi Daftar...

SUBULUSSALAM - Bakal Calon Wali Kota Subulussalam, Fajri Munthe menyerahkan berkas pendaftaran sebagai...
BerandaInspirasiTeknoPilo Poly Terbitkan...

Pilo Poly Terbitkan Kumpulan Cerpen Sepatu dari Masa Lalu 

BANDA ACEH – Penyair Pidie Jaya, Pilo Poly, pada akhir 2020 lalu meluncurkan kumpulan cerita pendek (kumcer) berjudul Sepatu dari Masa Lalu. 

“Ini adalah kumpulan cerpen perdana saya, dan diterbitkan oleh penerbit LovRinz,” kata Pilo dalam siaran persnya, Ahad, 17 Januari 2021. 

Pilo mengatakan dalam kumcer tersebut terdapat 19 judul cerpen. Hampir semua cerpen berlatar konflik Aceh yang berbicara terkait kekejaman konflik terhadap masyarakat luas, termasuk kepada anak-anak hingga menjadi yatim dan piatu. 

“Puji syukur ke hadirat Allah SWT yang sudah memberikan kesehatan jasmani dan rohani sehingga penulis dapat menyelesaikan buku kumpulan cerpen Sepatu dari Masa Lalu,” kata penulis buku puisi Arakundoe tersebut.

Menurut Pilo, cerpen dalam buku tersebut sedianya adalah cerpen-cerpen yang pernah dirinya kirim ke berbagai media massa. Ada yang sudah termuat di koran, dan media online

Pilo menjelaskan kumcer tersebut memang dicetak terbatas oleh salah satu penerbit. Namun, jika nanti dalam perjalanan ada yang menghendaki buku ini, dia akan mengusahakan untuk dicetak ulang sesuai pemesanan. 

“Selain dicetak terbatas, buku kumcer ini juga dapat dinikmati secara daring, atau online. Karena buku tersebut sudah tersedia pula di Google Play Store. Kawan-kawan dapat memiliki buku tersebut secara Ebook, atau pesan ke penulisnya langsung,” kata Pilo. 

Pilo Poly adalah nama pena dari Saifullah S. Dia lahir di Bandar Baru, Pidie Jaya (Pijay), Aceh, 16 Agustus 1987. Beberapa karya puisi dan cerpennya telah dimuat di berbagai media massa seperti Majalah Story, Tabloid Gaul, Serambi Indonesia, Harian Aceh, Batak Pos, Waspada Medan, Harian Fajar Makassar, Harian Cakrawala Makassar, Majalah Online Radar Seni, Majalah Best Tangsel, Atjehpost, Atjehtime, Majalah KISS, Buletin Mantra dan Koran Tempo. 

Puisi dan cerpennya juga tercantum dalam antologi bersama seperti Antologi Puisi Senyum Bidadari Kecil (2011), Antologi Cerpen Israel Di Mata Kami (2012), Antologi Cerpen Jatuh Cinta Pada Palestina (2012), Antologi Puisi Sang Jejak (2012), Antologi Puisi Presiden untuk Presidenku (2012), dan Antologi Puisi Ayat-Ayat Rindu (2013). 

Kemudian Antologi Puisi Kata Mereka Tentang Cinta (2013), Antologi Cerpen Cinta Dalam Koper (2013), Antologi Nonfiksi 19 Jurus Mabuk Penulis Sukstres (2015), Antologi Puisi Matahari Cinta Samudera Kata (2016), Antologi Puisi Pasie Karam (2016), dan Antologi Puisi Tifa Nusantara 3 Marabahan: Ije Jela (2016). 

Lalu Antologi Puisi “1550 MDPL” (2016), Antologi Biografi Apa dan Siapa Penyair Indonesia (2017), Antologi Puisi Soekarno, Cinta dan Sastra (2018), Antologi Puisi Jejak Hang Tuah (2018), dan Antologi Puisi A Skyful of Rain (2018), Seperti Belanda (2020), Pashmina Merah Jambu (2020). 

Buku Puisi tunggalnya adalah Yusin dan Tenggelamnya Keadilan (2014), Sehelai Daun yang Merindukan Ranting (2016), dan ARAKUNDOE (2018). Sepatu dari Masa Lalu (2021) adalah Kumpulan Cerpen perdananya. 

Pada 2017 lalu, dia terpilih sebagai salah satu penerima Beasiswa Tempo Institute angkatan V dari 300 peserta yang diseleksi. Kini menetap dan bekerja di Badan Penghubung Pemerintah Aceh di Jakarta. 

Akhir 2020, Pilo bersama wartawan senior Murizal Hamzah menginisiasi pembuatan Antologi Puisi Seperti Belanda, dari Konflik Aceh ke MoU Helsinki dan mengajak banyak penyair nasional di dalamnya.[](*)

Baca juga: