LHOKSEUMAWE – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) berjanji akan melakukan investigasi terkait terulang kembali pelepasan amoniak yang menyebabkan keracunan massal masyarakat tiga di gampong di sekitar pabrik pupuk urea tersebut.
Hal itu dijelaskan Dwi Satriyo, Annurogo Direktur Produksi, Teknik dan Pengembangan PT PIM, saat membezuk sejumlah warga yang masih dirawat di RSU PT Aron, Senin 14 November 2016.
Pemeriksaan dan investigasi dilakukan untuk mencari solusi agar pelepasan amoniak yang menyebabkan korban warga tidak terulang lagi.
Saat ini masih melakukan investigasi secara teknis di pabrik amoniak dan pemeriksaan secara menyeluruh, dan belum bisa saya ungkapkan hasilnya karena memang masih berjalan, ujar Dwi didampingi Sekper dan Humas.
Dijelaskan juga, amoniak terpapar ke udara akibat tekanan berlebihan saat dilakukan start up di pabrik amoniak. Amoniak yang terpapar terbawa angin yang mengarah ke pemukiman masyarakat.
Untuk kejadian ini kita bertanggungjawab penuh, semua biaya rawatan meds terhadap korban semua kita tanggung, termasuk rawatan lanjutan, jelasnya.[]
Laporan Munir



