SIGLI – Pemerintah Kabupaten Pidie melakukan penggalian saluran pembuang menggunakan alat berat untuk mengantisipasi banjir luapan aliran Sungai/Krueng Tukah, Gampong Dayah Teubeng, Kecamatan Pidie.
Saluran pembuang tersebut selama ini dangkal dan sempit akibat sendimen serta tumbuhan semak.
Normalisasi saluran itu dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pidie awal November 2023, kini sudah selesai dikerjakan.
Kepala Dinas PUPR Pidie Buchari kepada portalsatu com, Rabu, 15 November 2023, mengatakan normalisasi saluran pembuang sebagai langkah nyata program Pj. Bupati untuk penanggulangan banjir yang selama ini sering melanda kawasan aliran Krueng Tukah.
“Sesuai janji Pak Pj. Bupati saat banjir tahun lalu, untuk penanganan banjir harus dilakukan normalisasi drainase. Alhamdulillah sekarang sudah tertangani,” kata Buchari.
Selain normalisasi Krueng Tukah di Gampong Dayah dan Gampong Bayu Kecamatan Pidie, PUPR juga melakukan penggalian saluran pembuang yang melintasi empat fampong, yakni Pukat, Labui, Tumpok 40 dan Cot Rheng, Kecamatan Pidie.
“Proses pengerjaan satu paket antara saluran pembuangan empat gampong dengan normalisasi Krueng Tukah, Gampong Dayah dan Bayu,” jelas Buchari.
Di menyebut selama ini kawasan tersebut menjadi langganan banjir saat musim hujan.
Tokoh masyarakat mengucapkan terima kasih atas respons pemerintah terhadap keluhan masyarakat di kawasan tersebut yang sebelumnya sangat resah kala musim hujan. Karena banjir bukan saja merendam rumah mereka tetapi juga merusak tanaman padi di persawahan.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian pemerintah untuk menggali saluran pembuang di kawasan kami. Keresahan kami mulai berkurang setelah normalisasi,” kata Keuchik Gampong Dayah, Anwar.[](Zamahsari)





