LHOKSEUMAWE – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kota Lhokseumawe memberikan layanan listrik premium silver daya 555 kVA kepada Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara, untuk meningkatkan pelayanan di rumah sakit setempat.
Peningkatan pelayanan itu ditandai dengan penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) antara Manager PLN UP3 Lhokseumawe, Heru Eriady dengan Direktur RSUCM Aceh Utara, drg. Nurhaida, M.P.H., Rabu 4 November 2020.
Manager Pemasaran Pelayanan Pelanggan PT PLN UP3 Lhokseumawe, Muhammad Zulfitri, kepada wartawan mengatakan, itu merupakan layanan khusus yang diberikan untuk rumah sakit rujukan Covid-19 tanpa padam. Ia berharap dengan layanan tersebut RSUCM bisa terus menerus melayani dengan tanpa khawatir terjadi pemadaman listrik.
“Layanan listrik ini kita berikan secara keseluruhan di kompleks RSUCM dengan daya 555 KVA. Ini merupakan pelanggan ke-20 untuk UP3 Lhokseumawe, karena sebelumnya juga dilakukan hal yang sama diberikan kepada kampus Poltek Lhokseumawe, Universitas Almuslim Bireuen, Dayah Mudi Mesra Samalanga, dan ada juga beberapa pelanggan BNI, BI Lhokseumawe sudah layanan khusus kita layani di PLN,” kata Zulfitri.
Zulfitri menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan memberikan pelayanan serupa ke PT Perta Arun Gas dari layanan PLN itu sendiri. Untuk kelebihan lainnya dari layanan listrik premium silver itu seperti reguler, tapi kalau reguler itu masih merasakan padam akibat pemeliharaan. Namun, pemeliharaan itu maksimum tiga jam melakukan pemadaman, karena untuk mengamankan teknisi listrik dan pekerja di lapangan untuk tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Dengan adanya layanan premium silver kami memproteksi dua sumber ketegangan. Jadi, di satu sisi terjadi pemadaman atau kita padamkan. Selai itu, juga masuk disuplai dari sisi lain lagi sehingga pemadaman ini tidak dirasakan oleh pihak rumah sakit itu (RSUCM) sendiri,” ungkap Muhammad Zulfitri.
Direktur RSUCM Aceh Utara, Nurhaida, mengungkapkan, pelayanan tersebut sangat membantu pihaknya. Apalagi RSUCM sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 yang memiliki alat kesehatan (Alkes) seperti peralatan ventilator dan lainnya yang tidak boleh ada pemadaman listrik.
“Ini sangat membantu RSUCM dalam segi hal pelayanan publik. Jadi, ini bisa mengantisipasi ke depan dan terlebih di ruang operasi tidak boleh ada pemadaman, maka dari layanan itu pastinya tidak terjadi kemungkinan pemadaman listrik,” jelasnya.[]



