LHOKSEUMAWE – Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Lhokseumawe kembali menggelar aksi bersih-bersih kota dan telah mengumpulkan 2.000 kilogram sampah.

Kepala Markas PMI Kota Lhokseumawe, Muhammad Wali Umar, mengatakan kegiatan bersih-bersih kali ini digelar di Desa Teumpok Teungoh dan Lancang Garam, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Ahad, 12 Januari 2023.

“Aksi bersih-bersih ini program dari KSR PMI Kota Lhokseumawe yang dilakukan secara rutin,” ujar Wali.

Wali menyebut kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Menurut dia, semua warga harus ikut berperan menjaga lingkungan masing-masing, sehingga menciptakan Kota Lhokseumawe yang bersih dan asri.

Ketua KSR PMI Kota Lhokseumawe, Agam Maulida Salem, mengatakan pihaknya sudah dua kali melakukan aksi bersih-bersih kota. “Kita telah mengumpulkan sampah sebanyak 2.000 kilogram,” ucapnya.

Dia berharap seluruh pemuda Kota Lhokseumawe saling menjaga kebersihan lingkungan. “Kita yang muda-muda harus menjadi pelopor untuk tidak membuang sampah sembarangan,” kata Agam Maulida Salem.

Baca juga: PMI Lhokseumawe dan Duta Wisata Gelar Aksi Bersih di Waduk

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Lhokseumawe, Syuib, mengapresiasi PMI Kota Lhokseumawe yang melakukan aksi bersih-bersih kota secara rutin sebagai bentuk dukungan terhadap program Pj. Wali Kota tentang Gerakan Masyarakat Kota Lhokseumawe Bersih.

Syuib menilai program Korps Sukarela (KSR) PMI Lhokseumawe bergotong-royong memungut sampah di Waduk Pusong-Keude Aceh pada Sabtu (4/2) lalu, berlanjut membersihkan parit di Tumpok Teungoh dan Lancang Garam, Ahad (12/2) kemarin, menunjukkan semangat yang kuat dari komunitas masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Dalam berbagai kesempatan Bapak Pj. Wali Kota Lhokseumawe terus menyuarakan kegiatan kebersihan lingkungan. Aksi PMI tersebut merupakan sikap responsif dari salah satu komunitas relawan melalui aksi nyata di lapangan. Semoga ini menjadi semangat kita bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kota Lhokseumawe,” ujar Syuib kepada portalsatu.com/.

Syuib optimis komunitas-komunitas lainnya yang ada di Lhokseumawe juga akan melakukan aksi konkret dalam menjaga kebersihan. “Tentu kita sangat mendorong ke arah ini, dan kita tetap men-support instrumen yang dibutuhkan. Kita yakin aksi bersih-bersih kota seperti yang dilakukan PMI itu juga akan menjadi edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, sehingga ke depan akan semakin banyak elemen masyarakat yang peduli terhadap lingkungan,” tuturnya.[](red)