LHOKSEUMAWE – Masyarakat harus mengenali calon pemimpin Aceh agar tidak salah pilih saat pilkada 2017. Pemimpin yang baik bukan hanya memiliki jiwa seorang leader, melainkan juga harus bisa bersikap adil, bertanggung jawab, dan memiliki program kerja bagus untuk membangun Aceh ke arah lebih baik.

Hal itu disampaikan Duta Wisata Aceh 2015 asal Lhokseumawe, Cut Hariyani alias Pocut, 23 tahun, kepada portalsatu.com via pesan Blackberry Messenger (BBM), Sabtu, 26 November 2016. Secara pribadi, Pocut menilai kriteria pemimpin dari latar belakang pendidikan, sosial, ekonomi, dan politik.

“Bagi saya seorang pemimpin itu harus cerdas dan memiliki latar belakang pendidikan yang baik sehingga ia nantinya akan mampu membawa masyarakat Aceh ke arah yang lebih baik. Seorang pemimpin juga harus bisa mengedepankan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi, bukan malah mementingkan kepentingan golongan atau kelompok,” ujar Pocut.

Menurut Pocut, calon pemimpin harus amanah dan dapat dipercaya. Bukan yang suka mengobral janji, dan kemudian malah mengingkari setelah terpilih. Untuk itu, masyarakat harus cerdas dalam memilih.

“Kenali dulu calon pemimpinnya, mulai dari kepribadian hingga program yang diusung. Intinya jangan sampai salah pilih karena pilihan kita pada pilkada nanti menentukan nasib bangsa Aceh untuk lima tahun ke depan,” kata Pocut.[] (sar)