BANDA ACEH – Kepolisian Daerah Aceh (Polda) Aceh melakukan sebuah terobosan untuk calon polisi di daerah tersebut yang tidak mampu membaca Alquran. Terobosan yang dimaksud adalah dengan melaksanakan program pembelajaran Alquran.

Berdasarkan siaran pers yang dikirim ke portalsatu.com, Selasa, 26 Juli 2016, program tahun ini akan melibatkan 22 calon Brigadir dan Tamtama di Polda Aceh. Mereka belajar memperdalam ilmu bacaan Alquran di Masjid Babut Taqwa Polda Aceh, Minggu, 24 Juli 2016. 

Bertindak sebagai pengasuh dan tenaga pengajar adalah Al Hafizh H Amin Khusaini, H Muhzi Abdullah, dan H Hamli Yunus, SAg, yang semuanya berasal dari Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Aceh. 

Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs. M Husein Hamidi, melalui Karo SDM Kombes Pol Marzuki, MM, mengatakan, kegiatan membaca Alquran untuk para calon polisi di Aceh ini sebagai bentuk dukungan dari Polda Aceh. 

“Ada 22 calon siswa polisi yang tidak lulus ujian baca Alquran, yang terdiri dari 21 polisi laki-laki dan 1 polisi perempuan. Jadi kita membuat satu kegiatan pembelajaran Alquran ini agar mereka bisa membaca Alquran,” ujar Marzuki.

Dia mengatakan kegiatan tersebut dimulai dari pagi hingga para calon polisi tersebut menguasai baca Alquran. “Kalau tidak tuntas, kalau memang perlu dipesantrenkan akan kita lakukan,” kata Marzuki.

Sebelumnya, Polda Aceh bekerjasama dengan Kanwil Kemenag Aceh yang dikoordinir Drs H Cut Ali, MM, telah melaksanakan tes baca Alquran terhadap 527 calon Brigadir dan Tamtama Polri. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Serba Guna Polda Aceh, Selasa, 11 Juli 2016.[](bna)