Senin, Juli 22, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaPolda Aceh Musnahkan...

Polda Aceh Musnahkan Satu Ton Ganja dan 41 Kg Sabu

BANDA ACEH — Ditresnarkoba Polda Aceh menggelar pemusnahan barang bukti narkotika berupa ganja kering seberat 1.072,9 Kg (1 ton), sabu-sabu 41,296,41 gram (41 Kg), ekstasi 2.644 butir dan pohon ganja 1.041 batang, Selasa, 24 Maret 2020 di halaman belakang Mapolda Aceh.

Kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba tersebut langsung dipimpin Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada bersama sejumlah pejabat dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh.

Sabu-sabu dan ekstasi dimusnahkan dengan cara dimasukkan ke dalam mesin incinerator, sementara ganja kering dan pohon ganja dimusnahkan dengan cara dibakar.

“Pemerintah sudah menyatakan perang terhadap narkoba. Aceh adalah pintu masuk utama narkoba ke Indonesia, selain jalur timur Sumut dan Riau. Untuk itu penanganan narkoba tidak bisa hanya dilakukan aparat, tetapi peran semua pihak, termasuk ulama yang dapat memberi tausiyah untuk generasi muda,” kata Kapolda.

Kapolda mengajak masyarakat untuk tidak lagi menanam ganja, tapi menggantikannya dengan tanaman lain yang memberi nilai positif dan tidak melanggar hukum. “Mari kita bersama-sama berkolaborasi pintar-pintar memiliki teman sehingga kehidupan kita jauh dari pengaruh narkoba,” himbaunya.

Ikut hadir dalam pemusnahan barang bukti narkoba itu antara lain Kepala BNNP Aceh, Kasdam IM, Ketua DPRA, Kakanwil Kemenkumham Aceh, Kepala Kejaksaan, tokoh agama dan Para undangan lainnya. Selain itu dari Polda Aceh juga Wakapolda, Irwasda, Para Pejabat Utama termasuk Dirresnarkoba, dan personel Polda Aceh lainnya. [rilis]

Baca juga: