BANDA ACEH – Ditlantas Polda Aceh akan meniadakan sementara waktu tilang manual saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024. Hal itu menyikapi arahan dan perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Saat Nataru 2024, tilang manual kita tiadakan sementara waktu. Namun, masyarakat diminta untuk tetap saling menghormati dan menjaga keselamatan antarsesama pengguna jalan,” kata Dirlantas Polda Aceh, Kombes M. Iqbal Alqudusy, dalam rilisnya, Selasa, 12 Desember 2023.

Iqbal mengingatkan agar masyarakat berhati-hati dan menjaga keselamatan saat libur Nataru. Menurut dia, nanti juga akan ada petugas yang melakukan pengaturan di jalan. Bila mereka menemukan pengguna jalan yang melanggar tetap akan diberi teguran.

Dia menjelaskan walaupun tilang manual tidak diberlakukan saat Nataru, bukan berarti pengendara bisa bebas melakukan pelanggaran lalu lintas. Karena, tilang sistem ETLE tetap berlaku.

Oleh karena itu, Alumni Akpol 1996 itu mengimbau pengendara agar tetap mematuhi aturan serta rambu lalu lintas. Kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas lahir bukan karena penindakan semata, tetapi dari keihklasan untuk menjadi tertib.

Selanjutnya, kata Iqbal, dalam rangka pengamanan libur Nataru, pihaknya juga menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi Lilin Seulawah 2023 selama 12 hari, mulai 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024.

“Operasi Lilin ini digelar untuk melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengawalan terkait dengan rangkaian kegiatan natal dan tahun baru 2024,” ujarnya.

Di samping itu, Ditlantas Polda Aceh juga menggelar bimbingan teknis (bimtek) bidang Kamseltibcarlantas untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Bimtek yang digelar di Orion Hall Seventeen Kota Banda Aceh itu diikuti personel lalu lintas polres jajaran, Selasa, 12 Desember 2023.

Bimtek lalu lintas tahun 2023 mengusung tema “Optimalisasi Peran Polantas Aceh dalam Mewujudkan Kamseltibcarlantas Guna Menekan Kejadian Laka Lantas dan Menyukseskan Pemilu Damai 2024”.

“Ditlantas Polda Aceh juga menggelar bimtek bidang Kamseltibcarlantas sebagai upaya untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di Provinsi Aceh dengan mengedepankan penindakan skala prioritas serta patroli ke lokasi-lokasi black spot, trouble spot, dan rawan bencana. Selain itu juga mengintensifkan kegiatan Polisi Meu Pep-Pep,” kata Iqbal.[](ril)