BANDA ACEH Sebanyak 200 personil aparat keamanan gabungan siap mengamankan jalannya Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) XV Aceh 2017 yang akan berlangsung mulai 05-11 Mei 2017 mendatang. Hal itu disampaikan oleh Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol. T. Saladin saat melakukan kunjungan ke Sekber Wartawan Banda Aceh, Senin, 1 Mei 2017.
Kalau KTNA, kalau berdasarkan anggaran terdukung cuma 200 orang, gabungan, bahu membahu dengan TNI, Pol. PP, WH, dan pihak kemanan lainnya, kata Kombes Pol. T. Saladin yang berkunjung ke Sekber bersama dengan Dandim 0101/BS, Letkol Iwan Rosandriyanto dan Kapolres Aceh Besar, AKBP Heru Suprihasto.
Penas KTNA yang dianggap sebagai ajang promosi daerah Aceh, diharapkan Kombes Pol. T. Saladin juga didukung oleh masyarakat agar berjalan dengan sukses. Selain itu, menjelang hari pelaksanaan, mereka akan melakukan patroli untuk menguatkan keamanan.
Ini merupakan ajang promosi secara umum untuk Aceh, khususnya Banda Aceh dan Aceh Besar. Kita harapkan semua masyarakat mendukung bukan hanya TNI dan Polri, katanya.
Untuk pengamanan ini tentu kita tingkatkan di luar kebiasaan. Di samping anggota yang kita plot, kita juga melakukan patroli yang kita tingkatkan. Kalau biasanya sehari dua kali tiga kali, kita tingkatkan dengan gabungan TNI bisa sampai lima kali lebih, katanya lagi.
Terkait masalah pengamanan saat kedatangan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang diperkirakan akan membuka acara. Kombes Pol. T. Saladin belum mampu memastikan bagaimana pengamanan yang dilakukan dan menunggu kabar dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Kalau itu nanti ada, kita tunggu dari Tim Panpampres, jadi nanti ada rapat khusus di Kodam. Dan itu pengendaliannya khusus dari Panpampres dan Kodam. Kita hanya melaksanakan instruksi dari atasan, kata Saladin.
Memang teori yang diminta untuk 200 personil, itu gabungan. Tetapi dalam praktek kita yang lebih tahu situasi keamanan bisa juga sampai 1.000 personil yang kita kerahkan bahkan lebih, katanya lagi.[]

