LHOKSEUMAWE – Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalui Kasat Reskrim AKP Yasir menyebutkan pencurian uang senilai Rp100 juta di meunasah Cut Mamplam, Kandang, Muara Dua, Lhokseumawe siang tadi, masih memakai modus lama.
Sebab, kejadian ini sudah pernah terjadi sebelumnya di mana pelaku telah mengintai korban dari Bank. Sementara mobil yang ditumpangi korban ditancapkan paku hingga ban boncor agar aksinya bisa berjalan mulus kala pelaku berhenti di pinggir jalan.
“Mereka masih memakai modus lama. Model semacam ini kerap terjadi di berbagai daerah termasuk Lhokseumawe,” kata Yasir kepada portalsatu.com, usai meminta keterangan korban pencurian, Sutarman, warga Lhoksukon, Jumat, 17 Juni 2019 siang.
Yasir menambahkan dirinya keras menduga para pelaku membuntuti dari Bank.
“Dalam kasus ini pelaku juga menancapkan paku di ban mobil korban, sehingga dalam perjalanan bocor, saat mengganti ban mereka langsung mengeksekusi perbuatannya,” tambah Yasir.
Yasir menyebutkan uang Rp100 juta tersebut didapatkan Sutarman di Bank Aceh atas pembayaran pihak Islamic Center tehadap pengadaan rehap kubah mesjid oleh Sutarman. Di sini Sutarman sebagai pengusaha Kubah
mesjid. Atas kejadian ini, ia mengaku pihaknya terus memburu para pelaku tersebut.
“Kita telah meminta keterangan korban dan langsung memerintahkan sejumlah Polsek jajaran Polres Lhokseumawe untuk memburu pelaku.
Menurut korban, pelaku berjumlah 2 orang dengan mengendarai sepeda motor matic,” pungkas Yasir.[]



