SUBULUSALAM – Politisi muda yang juga anggota DPRK dari PKB Kota Subulussalam, Dedi Bancin, 30 tahun, menyatakan ikut bertarung dalam pesta demokrasi tahun depan.
“Sebagai pemuda dan putra Subulussalam yang mengharapkan perubahan ke arah yang lebih baik ke depan, saya ingin berpartisipasi melalui proses Pilkada 2018,” kata Dedi Bancin kepada portalsatu.com, Jumat, 28 Juli 2017.
Ia mengatakan, PKB Subulussalam memiliki tiga kursi di parlemen, sehingga bisa mengusung balon wali kota dan wakil wali kota satu paket. Namun PKB, tetap terbuka terhadap semua parpol baik nasional maupun lokal untuk sama-sama mengusung dan mendukung balon wali kota pada Pilkada 2018.
Sebagai salah satu balon wali kota dari PKB, Dedi Bancin juga mendaftar ke PAN yang memiliki tiga kursi di DPRK dan dua parpol non parlemen yakni Nasdem dan PNA.
Beranjak dari pengalaman selama delapan tahun menjadi anggota DPRK, Dedi Bancin ingin mencoba untuk ikut berpartisipasi dalam pilkada tahun depan menuju Subulusalam 1.
“Mari kita berlomba-lomba memberikan ide dan gagasan menuju Subulussalam lebih baik dan cemerlang,” katanya.
Sejauh ini, Dedi Bancin mengaku sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah kandidat yakni Salmaza, Anasri atau yang akrap disapa Ogek Anas, H Affan Alfian Bintang, Asmauddin, Fajri Munthe, Baginda Nasution dan Sartina NA yang merupakan istri Wali Kota Merah Sakti.
Dari sejumlah nama di atas, komunikasi lebih intens dilakukan dengan nama terakhir untuk menjalin koalisi menatap pilkada tahun depan.
“Untuk komunikasi dengan pihak pendopo memang sedikit lebih intens dibandingkan balon lain, namun semua masih proses, kita tunggu saja, nanti akan disampaikan ke publik,” katanya.[]



