SUBULUSSALAM – Anggota DPRK Subulussalam, Fraksi Megegoh dari Partai Amanat Nasional Dewita Karya mengapresiasi Haji Rasyid Bancin (HRB) mampu membawa Sekolah Rakyat (RA) ke Bumi Syekh Hamzah Fansuri ini.
Menurut Dewita Karya, pembukaan dan pembangunan RA yang sumber danamya sangat besar dari APBN, menjadi terobosan baru bagi HRB selaku Wali Kota Subulussalam, mampu meyakinkan Kementerian Sosial Republik Indonesia, untuk membangun dan membuka Sekolah Rakyat tahun ini di Kota Subulussalam.
“Harapan saya dengan dibukanya Sekolah Rakyat ini anak-anak kita di Kota Subulussalam yang punyak kemampuan rendah bisa menikmati bagaimana rasanya sekolah yang standar lengkap. Nantinya anak-anak kita bisa diterima di sekolah kedinasan, ini luar biasa untuk terobosan saudara wali kota, saya ucapkan terima kasih,” kata Dewita Karya, Kamis, 17 Juli 2025.
Hal itu disampaikan Dewita Karya dalam Rapat Paripurna Dalam rangka Penyampaian Rancangan Qanun Kota Subulussalam tentang pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota Subulussalam Tahun Anggaran 2024
Pada kesempatan tersebut, Politisi PAN ini juga memberikan apresiasi bahwa dalam beberapa hari ini anak-anak di daerah ini sedang persiapan masuk jalur mandiri di sekolah kedinasan pertanahan Republik Indonesia.
“Menurut hemat saya masih minimnya anak-anak kita yang tamatan dari Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) atau Sekolah Pertanahan di Kota Subulussalam ini sangat kita dukung,” ujarnya.
“Sehingga ke depan anak-anak dari Kota Subulussalam dapat menyelesaikan pendidikan di STPN tersebut tentu untuk melanjutkan estapet kepemimpinan di BPN Subulussalam nantinya,” kata Dewita menambahkan.
Menurutnya, ke depan harus ada putra putri terbaik dari daerah ini yang memiliki pengetahuan mumpuni di sektor pertahanan, sehingga bisa menyelesaikan persoalan sengketa lahan yang kerap terjadi antara HGU dan masyarakat di Subulussalam.
Terkait sulitnya mendapatkan BBM dan harus mengantri panjang di SPBU Penanggalan, Dewita berharap wali kota menyurati atau menjalin komunikasi dengan owner SPBU di Simpang Kiri, agar SPBU yang saat ini belum berfungsi, bisa segera beroperasi seperti biasa.[]




