LHOKSEUMAWE – Politisi Partai Nasional Aceh (PNA) Ahmad Dhani minta pihak Organda dan kepolisian segera mengambil langkah cepat dan tepat terkait kasus penembakan bus trayek Medan-Aceh.

“Organda Aceh harus secepatnya duduk dengan Organda Sumatera Utara guna menyikapi kasus ini secara serius. Organda mesti melakukan investigasi untuk mengetahui siapa pelaku dan apa motif kasus ini, sehingga bisa diusut sampai tuntas,” ujar Ahmad Dhani kepada portalsatu.com lewat telpon seluler, Kamis, 10 Maret 2016, siang.

Dhani menyebut dalam beberapa kasus pelemparan bus trayek Medan-Aceh sebelumnya sempat terungkap pelakunya merupakan anak di bawah umur atau remaja yang berdalih sekadar iseng-iseng. Akan tetapi, kata dia, kini terjadi penembakan bus PMTOH, bukan hanya pelemparan dengan batu.

“Karena itu penting dilakukan investigasi agar terungkap pelaku dan motifnya. Kita tahu bahwa bus Aceh yang masuk ke Medan juga bayar pajak di sana. Jadi apa lagi masalahnya, sehingga bus Aceh diteror seperti itu,” kata Dhani.

Menurut Dhani, pihak kepolisian juga harus bertindak cepat mengusut kasus teror itu. Pasalnya, kata dia, pelemparan maupun penembakan terhadap bus dan angkutan umum lainnya dapat mengancam keselamatan para penumpang.

“Kepolisian harus memproses kasus ini untuk memberi efek jera kepada pelaku sekaligus mencegah kasus yang sama terulang kembali di masa mendatang. Sebab, dampak dari pelemparan dan penembakan bus itu sangat fatal bagi masyarakat sebagai pengguna jasa bus. Intinya, semua pihak terkait tidak boleh bersikap abai terhadap persoalan ini,” ujar Dhani.[] (idg)