LHOKSUKON – Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara, Saiful Bahri alias Pon Cina–Muhammad Sanusi, menyerahkan 27 ribu lebih syarat dukungan (KTP) ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara, Rabu 10 Agustus 2016. pon Cina-Sanusi merupakan pasangan kandidat ketiga yang datang ke KIP pada hari terakhir penyerahan KTP tersebut.

“Saya diusung oleh rakyat dan saya buktikan hari ini dengan KTP yang kami bawa ke KIP semuanya dari rakyat,” ujar Pon Cina usai menyerahkan bukti KTP tersebut.

Pria kelahiran Reuleut, Kecamatan Muara Batu itu mengaku dirinya tidak memiliki visi misi yang muluk-muluk seperti banyak kandidat lain, karena hal itu hanya jadi sebuah janji manis kepada masyarakat. Jika janji-janji itu tidak dipenuhi, kata dia, pastinya akan berdampak buruk.

Namun dirinya mengaku bersama Sanusi akan berusaha membuktikan mampu bekerja dengan baik bila dipercaya rakyat untuk memimpin Aceh Utara.

“Saya nilai pemerintah Aceh Utara saat ini sudah bekerja dengan baik. Hanya saja salahnya, selama ini banyak bupati bayangan sehingga pembangunan tidak berjalan sebagaimana semestinya,” terang mantan kombatan yang juga pernah mencalonkan diri di Pileg DPRA  pada tahun 2014 tersebut.[](tyb)