LHOKSUKON – Para peserta PPKPM UIN Ar-Raniry Banda Aceh gelombang ke II 2017 yang tengah mengabdi sekaligus praktek pengalaman lapangan (PPL) di Gampong Alue Ie Puteh dan SMP 2 Baktiya memperkenalkan alat musik Aceh, seurune kale, kepada siswa-siswi di SMP 2 Baktiya, Aceh Utara.

Muhammad Rizky, mahasiswa jurusan Bahasa Inggris yang ikut PPKPM UIN Ar-Raniry tersebut, saat menjelaskan alat musik tradisional tersebut kepada para siswa, mengatakan, hal belajar dasar yang perlu dipelajari untuk bisa memainkan (meniup) Seurunekale, haruslah melatih pernafasan.

“Alat musik ini, sangat berpengaruh terhadap pernafasan kita. Jika tidak terlebih dulu melatih pernafasan, maka ini akan menjadi sulit bagi para pelajar baru untuk mempelajari ini,” ujar Rizky, 8 April 2017.

Mahasiswa jurusan biologi peserta PPKPM tersebut, Muzakir Karimudin, turut memperkenalkan kepada anak-anak di sana, baik di kampung atau di sekolah, tentang puisi dan seni-seni lainnya. 

“Kami di sini juga ada mengajari anak-anak tersebut tentang seni, sebelum memperkenalkan kepada mereka alat musik tradisional Seurunekale pada kesempatan ini,” kata Muzakir, salah satu dari mereka yang tengah KPM (kuliah pengabdian masyarakat) di Alue Ie Puteh, Aceh Utara.[]

Penulis: Syukri Isa Bluka Teubai