BerandaNewsPresiden Rusia Sebut BRICS Bela Iran jika NATO Bertindak, Sinyal Perang Dunia...

Presiden Rusia Sebut BRICS Bela Iran jika NATO Bertindak, Sinyal Perang Dunia III?

Populer

RUSIA – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan konflik antara Iran dengan Israel akan memicu terjadinya Perang Dunia III, jika para sekutu zionis mulai bergerak melakukan serangan balik terhadap Iran.

“Perang Dunia III kemungkinan besar akan mengancam keberadaan manusia,” ucap Putin di akun X pribadinya, @Brics_Dollar, Ahad, 14 April 2024.

Dia meyakini Amerika Serikat (AS) akan mencoba pengaruhi negara-negara yang tergabung dalam NATO untuk segera bergerak, membantu Israel.

“Jika Anda berpihak pada negara barat (Amerika Serikat, Perancis, NATO, Ukraina, Inggris, Australia), kemungkinan besar Anda akan mendukung Israel,” tulis Putin.

Putin menegaskan Rusia dan negara-negara yang tergabung dalam BRICS (Brasil, China, India dan Afrika Selatan) tentu akan bersama dengan Iran, jika para sekutu Israel benar-benar mulai bergerak.

“Jika Anda BRICS (China, Brasil, India, Rusia, dan Afrika Selatan), kemungkinan besar Anda akan mendukung Iran,” cuit Putin.

Pernyataan Putin selaras dengan prediksi Direktur Crisis Research Institute di Universitas Oxford, Mark Almond. Ia menyatakan konflik ini bisa menyeret negara-negara besar seperti Amerika Serikat (AS), Rusia, India dan China, yang bisa saja berujung pada Perang Dunia III.

Dia mengatakan tindakan menahan diri dari pihak AS sangat perlu dilakukan, karena bisa memancing keterlibatan Presiden Russia Vladimir Putin sebagai pihak yang berkepentingan dalam bisnis minyak bumi. Jika bicara soal minyak, tentu akan menyeret juga India dan China.

“Perang besar-besaran antara Iran dan Israel akan menimbulkan kerugian yang sangat besar bagi manusia. Bahkan jika perang tersebut tidak bersifat nuklir. Dan menurut saya Israel tidak akan menggunakannya (bom nuklir) dalam persenjataan mereka kecuali menghadapi kekalahan, serangan rudal dan serangan pesawat tak berawak akan berdampak besar menimbulkan korban sipil, seperti yang kita lihat di Gaza,” ungkap Mark Almond dikutip Mirror, Ahad (14/4).

Dia menambahkan konflik ini akan menjadi keuntungan bagi Putin karena hal tersebut akan menaikkan harga energi yang pada gilirannya akan membiayai perangnya di Ukraina, karenanya tindakan menahan diri AS sangat perlu.

Mark mengatakan di sisi lain Tiongkok dan India adalah importir minyak yang besar, jadi para penguasa di Beijing dan Delhi tidak ingin melihat perang nyata yang dapat menyeret perekonomian mereka ke dalam depresi.

Iran diketahui melancarkan serangan drone dan rudal ke wilayah Israel. Pihak Israel membunyikan sirene di wilayah setelah Iran melancarkan serangan udara.

Wilayah udara Israel juga akan ditutup untuk kedatangan dan keberangkatan, menurut otoritas bandara nasional. Selain itu, sejumlah negara di kawasan Timur Tengah menutup wilayah udara mereka selama Iran menyerang Israel.[](inilah.com)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya